Warga Diimbau Tingkatkan Peringatan Kebakaran Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Warga Diimbau Tingkatkan Peringatan Kebakaran Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Warga Diimbau Tingkatkan Peringatan Kebakaran Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Rilidigital , Jakarta – Warga Diimbau Tingkatkan Peringatan Kebakaran Selama Ramadhan dan Idul Fitri ,Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat)

DKI Jakarta mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dalam upaya pencegahan kebakaran selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

“Hal ini di sebabkan oleh tingginya aktivitas warga dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan kegiatan ekonomi yang menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus kebakaran.

Di antaranya, lupa mematikan kompor saat menyiapkan hidangan untuk sahur (predawn meal),” tegasnya, Kamis (3/30)

Menurutnya, kasus kebakaran di Jakarta juga di picu oleh meningkatnya penggunaan arus listrik untuk memenuhi stok barang di tempat usaha seperti pabrik, kios, dll.

“Serta cuaca panas yang terjadi beberapa hari lalu juga mempengaruhi peningkatan kasus kebakaran di Jakarta,” katanya.

Hingga saat ini, kata dia, petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya pencegahan kebakaran di masyarakat.

“Kami rutin menggelar sosialisasi melalui pengeras suara di masjid dan musala (musalat) untuk mengingatkan warga. Hampir 39.000 lokasi telah menggelar sosialisasi untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Warga Di imbau Tingkatkan Peringatan Kebakaran Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Menurutnya, pesan yang di sampaikan antara lain warga di minta memeriksa peralatan listrik dan selang tabung gas di rumah.

“Warga juga di imbau untuk menggunakan peralatan listrik sesuai standar SNI dan menggunakan sesuai ketentuan untuk mengantisipasi korsleting listrik,” lanjutnya.

Ia juga mengimbau agar mereka tidak lupa mencabut peralatan listrik yang terpasang dan rajin mengecek kompor gas, terutama saat keluar rumah untuk menunaikan shalat Tarawih.

“Peringatan ini juga di sampaikan kepada warga yang ingin melakukan mudik,Pastikan rumah yang di tinggalkan aman dari

kejadian kebakaran dan musihkan rumah kepada tetangga yang tidak pulang saat Idul Fitri,” katanya ,Adapun informasinya, berdasarkan data terbaru,

sejak 23 hingga 28 Maret lalu sudah ada 33 kasus kebakaran yang terjadi di lima wilayah kota,

terdiri dari masing-masing enam kasus di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, tujuh kasus di Jakarta Utara, 10 kasus di Jakarta Selatan, dan empat kasus di Jakarta Timur.

Jasa Rilidigital