Trend TikTok Marketing Tahun 2022, Ikuti yang Mana, ya?

Sepanjang 2021, platform TikTok berkembang pesat hingga dilirik pemasar berbagai brand. Kira-kira, bagaimana prediksi tren TikTok marketing pada tahun 2022? Apakah media sosial ini tetap jadi primadona banyak orang?
 
Makin berkembangnya TikTok

Seperti yang sudah Glints singgung, TikTok adalah salah satu media sosial yang pertumbuhannya pesat.

Melansir Hootsuite, pada Januari 2021, TikTok hanya punya 689 juta pengguna. Akan tetapi, pada September 2021, jumlah penggunanya telah mencapai 1 juta.

Itu berarti, jumlah user TikTok bertambah sebanyak 45% dalam kurun waktu kurang dari setahun.

Tak heran, pada 2022 nanti, pengguna TikTok diprediksi menjadi semakin banyak. Melansir App Annie, angkanya bisa mencapai 1,5 miliar.

Kalau prediksi ini terjadi, TikTok akan menjadi salah satu media sosial dengan pengguna terbanyak. Bahkan, pada 2023 nanti, TikTok diprediksi punya 2 miliar monthly active user.

Beriklan di TikTok makin populer

Beriklan di Instagram atau Facebook sudah biasa. Keduanya merupakan bagian dari media sosial terbesar dunia, termasuk Indonesia.

Akan tetapi, berdasarkan prediksi Hootsuite, beriklan di media sosial yang lebih kecil akan jadi tren di 2022. Brandbrand mulai mempertimbangkan pemasangan iklan di TikTok, Snapchat, hingga Pinterest.

Trendjacking

Prediksi tren TikTok marketing 2022 selanjutnya adalah trendjacking. Multiview menuliskan, trendjacking merupakan salah satu strategi pemasaran yang berkaitan dengan topik yang tengah naik daun.

Misalnya, hal X sedang menjadi tren. Brand membuat konten, promo, dan kegiatan marketing lainnya yang berkaitan dengan X.

Intinya, perusahaan akan mengikuti tren agar kegiatan pemasaran lebih maksimal.

Nah, TikTok adalah platform yang tepat untuk trendjacking. Apalagi, halaman Top Ads dan Creative Center TikTok sudah diperbarui hingga kamu bisa melihat tren yang sedang berkembang

TikTok Shop

Diluncurkan pada Agustus 2021 lalu, TikTok Shop diprediksi menjadi strategi marketing yang tren di 2022 mendatang.

Menurut Social Media Today, TikTok Shop akan jadi tren karena mengikuti pola dari “kakak”-nya yaitu Douyin.

Douyin adalah TikTok versi Tiongkok. Keduanya dinaungi oleh perusahaan yang sama bernama ByteDance.

Nah, saat ini, pemasukan terbesar Douyin berasal dari fitur shopping. Tak heran, saat mengembangkan TikTok, ByteDance diprediksi mengikuti pola monetisasi Douyin.

Apalagi, TikTok sudah punya modal algoritma yang baik. Konten-konten di For You Page sudah sangat sesuai dengan para audiens.

Kalau algoritma tersebut dipakai di fitur TikTok Shop, tentu brand bisa menjual berbagai produk dengan maksimal.

Kamu ingin bersiap menyambut tren yang satu ini? Yuk, bekali diri dengan ilmu! Dengan begitu, strategimu bisa berjalan secara lebih maksimal.

live stream

Perlahan tapi pasti, live stream di TikTok juga berkembang. Semakin lama, broadcast live stream semakin banyak muncul di For You Page.

Tak heran, live stream pun menjadi salah satu prediksi tren TikTok marketing 2022. Sebagai pemasar, coba manfaatkan peluang yang satu ini, ya.

Live stream juga bisa dikombinasikan dengan TikTok Shop. Coba adakan saja event live shoppingreview virtual, dan lain-lain.

Ingin coba ikut tren yang satu ini? Agar live stream-mu makin mulus, pahami dulu tata cara dan syarat melakukannya.

Jasa Rilidigital