berita  

Tiga Lokasi Percontohan Ditetapkan Untuk Proyek Perbaikan Permukiman Kumuh Nasional

Tiga Lokasi Percontohan Ditetapkan Untuk Proyek Perbaikan Permukiman Kumuh Nasional
Tiga Lokasi Percontohan Ditetapkan Untuk Proyek Perbaikan Permukiman Kumuh Nasional

Rilidigital – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengumumkan bahwa tiga lokasi percontohan telah di tetapkan untuk Program Nasional Perbaikan Permukiman Kumuh (NSUP) atau “Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)“.

“Tiga lokasi tersebut adalah Kelurahan Cipinang Besar Selatan di Jakarta Timur, Kelurahan Bugisan di Kota Pekalongan, dan Kelurahan Mendawai di Kota Pontianak,” kata Direktur Konsolidasi Tanah Pembangunan Kemenpar Aria Indra Purnama di Jakarta, Rabu.

Purnama menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, pengembang swasta, media, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan akademisi untuk Program KOTAKU.

“Konsolidasi tanah merupakan persoalan multipihak. Harus ada mekanisme untuk menghadirkan komitmen dan sumber daya secara berkelanjutan dan konkrit serta melibatkan masyarakat secara aktif,” jelasnya.

Menurut Purnama, kementerian secara intensif berupaya mengurangi jumlah permukiman kumuh kota dengan menerapkan strategi perencanaan wilayah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Jenderal ATR/BPN Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Embun Sari mengatakan, sejak 2020, kementerian aktif dalam Program KOTAKU atau NSUP.

“Kami bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan pemangku kepentingan lainnya

menyiapkan kebijakan dan mencari solusi untuk mengatasi permukiman kumuh kota,” kata Sari.

Sebuah kawasan pemukiman dapat di anggap kumuh karena tata ruang yang buruk, rawan bencana,

kurangnya keamanan, dan masalah hak atas tanah.

Beberapa tantangan yang di hadapi dalam penataan kawasan kumuh, mulai dari faktor kurangnya kesadaran hingga faktor lokasi.

Program KOTAKU bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar

di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya perumahan perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Program KOTAKU hingga saat ini telah menjangkau 11.332 desa di 330 kota dan kabupaten di 34 provinsi.

Pada tahun 2022, melalui pendekatan infrastruktur skala lingkungan dan skala kawasan,

Program NSUP-KOTAKU telah berhasil mengurangi kawasan kumuh seluas 39.094 hektar.

Jasa Rilidigital