Terbuka untuk mempekerjakan pekerja lokal dan asing di rumah sakit KEK Sanur: IHC

Rilidigital.com ,Denpasar, Bali  – Pengoperasian Rumah Sakit Internasional Bali (BIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur akan didukung oleh tenaga kesehatan diaspora pribumi, asing, dan Indonesia, demikian informasi BUMN PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC).

Perekrutan dokter spesialis untuk rumah sakit telah dibuka dan 100 lamaran telah diterima sejauh ini, kata Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika-IHC Mira Dyah Wahyuni di sini, Senin.

Dia menginformasikan bahwa pihaknya mengharapkan pelamar sebanyak mungkin karena akan menyambut dokter dalam dan luar negeri di KEK kesehatan.

“Kami tidak akan membatasi (jumlah pendaftar), karena kami pasti akan memilih siapa saja yang sesuai dengan kompetensi (yang dibutuhkan), baik (mereka) dari Bali, Sanur, Klungkung, atau daerah lain” tegasnya pada talkshow “Tantangan dan Peluang Wisata Medis Indonesia”.

Ia mengatakan, pelamar harus melalui sejumlah tahapan rekrutmen, sehingga BIH akan memiliki dokter spesialis dan tenaga medis terbaik.

Proses rekrutmen akan terdiri dari tes psikologi, tes bahasa Inggris, serta tes kompetensi teknis, sesuai dengan bidang pekerjaan pelamar, seperti keperawatan, farmasi, radiologi, dan sebagainya.

Oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya mengharapkan terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2023 tentang pelaksanaan kegiatan usaha rumah sakit di Kawasan Ekonomi Khusus untuk membantu lebih banyak dokter Indonesia yang lulus di luar negeri untuk bekerja di tanah air.

Menurut peraturan tersebut, mereka tidak perlu melalui proses adaptasi sebelum bekerja di Indonesia lagi.

“Dokter asing juga diterima karena kesehatan adalah masalah global dan kita tidak bisa lagi menciptakan batasan (pada tenaga kerja asing), (misalnya) banyak dokter Indonesia juga telah membuka klinik (sendiri) di Singapura dan sebagainya,” kata Wahyuni.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, pembentukan KEK kesehatan sangat dinantikan oleh masyarakat provinsi.

Namun, aspek-aspek yang sebenarnya perlu dipersiapkan dengan baik adalah alasan pendukung bagi masyarakat untuk pergi ke KEK Sanur Health daripada berobat ke luar negeri, misalnya dengan memperkuat dan mempromosikan filosofi dan budaya lokal dalam menjalankan KEK, tambahnya.

“(Dengan membangun kesehatan KEK) di sini tidak hanya menawarkan wisata medis, tetapi juga akan menjadi tempat (self) healing, sehingga setiap orang yang datang akan merasa damai,” ujarnya.

Jasa Rilidigital