berita  

Target Kementerian Dorong Kurangi Kekerasan terhadap Anak di Indonesia

RiliDigital.com , Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berupaya menekan kasus kekerasan terhadap anak dengan menerapkan tiga strategi pencegahan, penanganan, dan penguatan kelembagaan.

“Ada tiga strategi, yaitu penguatan, penanganan, dan penguatan kelembagaan,” kata Deputi Bidang Perlindungan Anak Kemenkeu, Nahar, pada Rabu.

Nahar menjelaskan, strategi pencegahan dilaksanakan dengan melengkapi regulasi, menyediakan data, melakukan diseminasi, dan meningkatkan program dan kegiatan pencegahan di masyarakat, termasuk upaya penghapusan praktik kekerasan

cSementara itu, penanganan kasus kekerasan terhadap anak harus dilakukan secara cepat, komprehensif, dan terpadu serta dapat diakses oleh lembaga atau masyarakat.

“Penanganan dilakukan secara cepat, komprehensif, dan terintegrasi, serta mudah diakses,” katanya.

Selain itu, penguatan kelembagaan dilakukan untuk menjamin ketersediaan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dan metode pelayanan yang berkualitas.

“Ini untuk kepentingan terbaik anak, pemenuhan hak-haknya, dan memberikan perlindungan khusus bagi anak,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMPONI PPA), sejak Januari hingga November 2022, tercatat sekitar 14.586 korban kekerasan terhadap anak, yang terdiri dari 3.349 anak laki-laki dan 11.237 anak perempuan.

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menyatakan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dapat membantu mengurangi kasus kekerasan dan amoralitas yang menargetkan perempuan dan anak.

Lebih lanjut menteri menyatakan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kementeriannya berfokus pada penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia dan menguranginya

Dia mengatakan kementerian membutuhkan semua jajaran pemerintah dan masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah yang menyebabkan kerugian bagi perempuan dan anak-anak.

Jasa Rilidigital