Syarat dan Kewajiban Muzaki

Syarat dan Kewajiban Muzaki

RILIDIGITAL – Sobat RILI, Syarat dan Kewajiban Muzaki. Muzaki adalah orang yang memberikan zakat, yaitu salah satu rukun Islam yang wajib di berikan oleh umat Muslim yang mampu.

Zakat adalah sebagian harta yang di keluarkan untuk di berikan kepada orang yang berhak menerimanya. Seperti fakir miskin, asnaf (orang yang membutuhkan), dan lain sebagainya.

Muzaki dapat berupa individu atau badan hukum yang memiliki harta yang melebihi nisab (jumlah minimal harta yang harus di penuhi agar seseorang wajib mengeluarkan zakat) dan telah memenuhi syarat-syarat tertentu untuk menjadi muzaki.

Syarat-syarat Muzaki

Beberapa syarat yang harus di penuhi oleh seseorang agar dapat di anggap sebagai muzaki antara lain:

  1. Merupakan orang Muslim
  2. Memiliki harta yang melebihi nisab (jumlah minimal harta yang harus di penuhi agar seseorang wajib mengeluarkan zakat)
  3. Hartanya telah mencapai haul (jatuh tempo), yaitu setelah melewati 1 tahun hijriyah.
  4. Harta yang di miliki halal atau tidak bercampur dengan harta yang haram.
  5. Mampu menunaikan zakat dengan penuh kesadaran dan ikhlas.

Selain itu, muzaki juga harus mengetahui jumlah zakat yang harus di keluarkan dan kepada siapa zakat tersebut di berikan. Muzaki juga harus menunaikan zakat pada tempat yang tepat dan di akui oleh syariat Islam, seperti lembaga-lembaga zakat atau pihak yang berhak menerimanya secara langsung.

Kewajiban Muzaki

Sebagai muzaki, seseorang memiliki kewajiban untuk mengeluarkan zakat yang menjadi hak orang yang membutuhkan. Berikut adalah kewajiban muzaki dalam zakat:

  1. Menghitung zakat dengan benar: Muzaki harus menghitung jumlah zakat yang harus di keluarkan dengan benar dan sesuai dengan jenis harta yang dimiliki.
  2. Membayar zakat pada waktu yang tepat: Zakat harus di bayar pada saat jatuh tempo atau haul. Jika seseorang membayar zakat sebelum jatuh tempo, maka zakat tersebut di anggap sebagai sedekah. Sebaliknya, jika seseorang membayar zakat setelah jatuh tempo, maka seseorang harus membayar zakat dengan jumlah yang lebih karena telah terjadi keterlambatan.
  3. Membayar zakat dengan ikhlas: Muzaki harus membayar zakat dengan ikhlas dan tulus karena zakat merupakan bentuk ibadah yang ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  4. Menyalurkan zakat kepada yang berhak menerimanya: Muzaki harus menyalurkan zakatnya kepada orang yang berhak menerimanya. Seperti fakir miskin, asnaf, dan lain sebagainya.
  5. Memprioritaskan penerima zakat yang berada di daerah sekitar: Sebaiknya, muzaki memprioritaskan memberikan zakat kepada orang yang berada di sekitarnya. Seperti keluarga, tetangga, dan orang-orang yang tinggal di lingkungannya.
  6. Tidak meminta imbalan atau pujian: Muzaki harus memberikan zakat tanpa mengharapkan imbalan atau pujian dari orang yang menerima zakat. Hal ini karena zakat merupakan hak Allah SWT dan merupakan kewajiban bagi muzaki untuk memenuhi hak tersebut tanpa mengharapkan imbalan apapun.
Jasa Rilidigital