Simpatisan ISIS Ditangkap di Yogyakarta

Anggota Densus 88 Mabes Polri berjaga saat melakukan penggeledahan rumah terduga anggota jaringan teroris Jemaah Ansharut Daulah (JAD), di Perumahan Taman Tridaya Indah, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (13/5). Tim Densus 88 melakukan penggeledahan serta menyita barang bukti dari rumah tersebut usai menangkap terduga teroris berinisial MI alias AB, di kawasan Cikarang Selatan karena diduga terlibat jaringan teroris JAD Jabodetabek. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/ama/18

 

RiliDigital.com ,Jakarta. Pasukan kontra-teror Detasemen 88 menangkap seorang pria yang diyakini sebagai simpatisan jaringan teror internasional Negara Islam Irak dan Suriah, atau ISIS, di Yogyakarta pada hari Minggu.

Tersangka, yang diidentifikasi dengan inisial AW, telah “secara aktif memposting gambar dan video propaganda ISIS di akun media sosialnya”, kata juru bicara Kepolisian Nasional Brigjen Ahmad Ramadhan.

“Selain itu, dia menyatakan keinginan untuk melakukan serangan teror menggunakan bahan peledak,” kata Ahmad tanpa merinci.

Tersangka adalah seorang pria berusia 38 tahun yang tinggal di distrik Sleman di provinsi selatan.

Kapolsek Sleman Aris Supriyono mengatakan secara terpisah bahwa anggota anti-teror menyita alat peledak yang dicurigai dari rumah tersangka selama penggerebekan.

“Detasemen 88 telah berhasil melakukan operasi untuk mencegah tersangka melakukan serangan di Yogyakarta,” kata Aris.

Tetangga mengatakan, tersangka tinggal di rumah orang tuanya dan mencari nafkah dengan menjadi sopir ojek.

Jasa Rilidigital