berita  

Presiden Berjalan Kaki Menyaksikan Lubang Saat Berkunjung ke Kab. Lampung

Presiden Berjalan Kaki Menyaksikan Lubang Saat Berkunjung ke Kab. Lampung
Presiden Berjalan Kaki Menyaksikan Lubang Saat Berkunjung ke Kab. Lampung

Rilidigital – Diapit Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Presiden berjalan kaki menyaksikan lubang menganga dan lumpur di ruas jalan Kota Gajah-Simpang Randu. Ternyata Presiden meninggalkan mobilnya di ruas jalan tersebut tidak hanya untuk mengecek jalan yang rusak dan memberikan wawancara kepada wartawan. Meski harus berganti mobil untuk di naiki, Presiden hanya memberikan senyum «masam» saat di tanya kesannya setelah melewati jalan rusak di Lampung. Ia bahkan menggambarkan kondisi jalan di Lampung «mulus».

Saat meninjau jalan rusak di Lampung, Presiden Jokowi memilih menggunakan mobil kepresidenan saja. Tur kepresidenan di awali dengan peninjauan jalan rusak di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Jumat pagi dengan mengendarai Mercedes-Benz S600 Guard berplat merah Indonesia 1 dan berbendera negara. Mobil kepresidenan itu bergoyang saat melewati jalan berlubang di Lampung. Dari tempat itu, Presiden memeriksa lebih lanjut ruas jalan Kota Gajah-Seputih Raman-Simpang Randu yang rusak berat.

Butuh waktu lebih dari tiga jam bagi Presiden untuk melintasi jalan sepanjang 60 kilometer itu. Presiden Jokowi mengatakan kondisi infrastruktur jalan berkaitan dengan harga sembako dan barang logistik lainnya. Berbeda dengan Presiden yang memilih jalur darat saat mengecek jalan rusak, Gubernur Lampung justru menumpang helikopter dari Bandar Lampung menuju Lampung Tengah pada Senin . Saat itu, Arinal bersama Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad sedang melakukan penjajakan jalan rusak di ruas jalan Simpang Randu-Rumbia dengan menggunakan mobil dari Kecamatan Seputih.

Presiden Berjalan Kaki Menyaksikan Lubang Saat Berkunjung ke Kab. Lampung

Banyaknya jalan rusak di kawasan tersebut menjadi sorotan media sosial selama beberapa minggu terakhir. Dua hari sebelum kunjungan Presiden, jalan rusak berat di kabupaten itu di timbun batu dan di ratakan dengan alat berat. Saat Presiden ke Lampung, jalan yang di ratakan sementara itu bukan bagian dari pemeriksaan. Ruas jalan Kota Gajah-Seputih Raman-Simpang Randu di Kabupaten Lampung Tengah yang di lalui Presiden merupakan potret buruknya infrastruktur jalan di Lampung.

Selain itu, sebenarnya masih banyak ruas jalan lain yang rusak parah, di antaranya ruas Jalan Simpang Randu-Rumbia-Seputih Surabaya. Padahal, jalan provinsi menjadi akses utama aktivitas publik. Berdasarkan pantauan Kompas pada Rabu dan Kamis , kerusakan parah di temukan hampir di seluruh ruas jalan. Sebagian besar aspal jalan sudah tidak ada lagi, hanya menyisakan bebatuan, kerikil dan lubang-lubang besar yang menganga.

Sebagian jalan yang berlubang tergenang air hujan, sebagian lainnya mengering sehingga menyebabkan jalan menjadi berdebu. Usai menelusuri jalan rusak, Presiden mengatakan pemerintah pusat akan menyediakan anggaran sekitar Rp 800 miliar untuk perbaikan jalan di Lampung. Jalan halus dan mulus yang di nantikan masyarakat selama lebih dari satu dekade di harapkan segera terwujud.

Jasa Rilidigital