berita  

Pola Jawa Tengah Bersumpah Untuk Menindak Perdagangan Manusia Transnasional

Pola Jawa Tengah Bersumpah Untuk Menindak Perdagangan Manusia Transnasional
Pola Jawa Tengah Bersumpah Untuk Menindak Perdagangan Manusia Transnasional

Rilidigital – Polda Jawa Tengah berkomitmen menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam perdagangan orang lintas batas dengan menyasar para pekerja migran Indonesia, kata seorang perwira polisi.

“Dalam penanganan kasusnya, kami akan berkoordinasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri,” kata Wakil Kepala Satgas Penyelundupan Manusia Polda Jateng Kombes Johanson Simamora di Semarang, Minggu.

Polisi provinsi sejauh ini telah menangani 46 kasus perdagangan manusia, katanya, menambahkan bahwa
pelakunya adalah PJTKI ilegal dan perseorangan.

“Motif mereka masih terkait ekonomi. Terduga pelaku tidak memiliki izin untuk memberangkatkan para pencari kerja tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, belasan orang yang di tangkap karena di duga terlibat dalam kasus perdagangan manusia ini merupakan pejabat eksekutif PJTKI tanpa izin. Mereka telah di tetapkan sebagai tersangka.

Hingga saat ini, kata dia, penyidik ​​Polri masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan dalam berbagai kasus yang sudah terungkap.

Simamora, yang juga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda, mengatakan satgas yang di pimpinnya telah

melakukan penegakan hukum terhadap pelaku perdagangan manusia dalam sebulan terakhir.

Setelah operasi penegakan hukum, personel satuan tugas akan mengevaluasi pekerjaan mereka untuk menentukan apa yang harus di lakukan selanjutnya. Apakah akan di lakukan pencegahan atau bagaimana, tergantung perintah Mabes Polri,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo bersama para pemimpin ASEAN lainnya sebelumnya telah berkomitmen untuk memberantas segala bentuk kejahatan perdagangan orang lintas batas.

Kerja sama lintas batas tidak hanya terkait pertukaran informasi, tetapi juga upaya peningkatan operasi penegakan

hukum untuk menangkap pelaku yang berada di luar negeri.

Baca juga: House Mencari Profesionalisme Yang Lebih Besar Dari Polri Pada HUT ke-77

Jasa Rilidigital