Penganiaya Anak Berseri Menerima Pembebasan Bersyarat

Penganiaya Anak Berseri Menerima Pembebasan Bersyarat
Penganiaya Anak Berseri Menerima Pembebasan Bersyarat

Rilidigital.com , Jakarta – Penganiaya Anak Berseri Menerima Pembebasan Bersyarat, Terpidana penganiaya anak

Andri Sobari alias Emon telah di bebaskan bersyarat setelah menjalani sembilan tahun penjara karena melecehkan 120 anak, kata seorang pejabat pemasyarakatan pada hari Jumat.

Kadiyono, kepala Lembaga Pemasyarakatan Cirebon di Jawa Barat, mengatakan Andri di bebaskan pada 27 Februari setelah lama di pertimbangkan oleh dewan pembebasan bersyarat.

“Kami sudah mengawasinya sejak pertama kali di tahan di Polda Sukabumi, kemudian di pindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Sukabumi,

Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cirebon, dan Lembaga Pemasyarakatan Cirebon,” kata Kadiyono.

Pejabat itu mengatakan bahwa Andri telah berperilaku baik dan berinteraksi secara normal dengan petugas penjara dan sesama narapidana.

Penganiaya Anak Berseri

“Dia berpartisipasi dalam semua kegiatan di fasilitas ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa terpidana telah mengikuti program psikoterapi sebelum di bebaskan.

Andri akan terus menjalani pembebasan bersyarat hingga 20 September 2028.

“Jika dia melanggar ketentuan pembebasan bersyaratnya, dia akan dikirim kembali ke penjara,” kata Kadiyono.

Indonesia menerapkan hukuman berat terhadap pencabulan anak berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak yang memuat hukuman mati.

Pada bulan Januari, Mahkamah Agung menguatkan hukuman mati untuk Herry Wirawan, seorang guru pesantren yang di nyatakan bersalah karena secara sistematis memperkosa 13 siswa muda dan menghamili beberapa dari mereka.

Jasa Rilidigital