Pencarian 35 Orang Yang Hilang Tekerna Longsor Di Natuna

Pencarian 35 Orang Yang Hilang Tekerna Longsor Di Natuna
Pencarian 35 Orang Yang Hilang Tekerna Longsor Di Natuna

Rilidigital.com – 35 orang yang masih hilang dalam bencana longsor Natuna kecamatan serasan yang terjadi pada hari senin 6 maret 2023.

menurut data dari badan nasional penanggulan bencana [BNPB],ada 15 orang yang di pastikan meninggal.

pencarian terus di lakukan terhadap mereka yang hilang di duga tertimpa tanah longsor

dengan kedalaman 3 meter, di wilayah bencana yang berada di provinsi kepulauan riau.

Secara keseluruhan ada 27 rumah yang tertimpa tanah longsor dan terdapat 1.216 jiwa yang terkena longsor.

Kepala bandan nasional penanggulan bencana [BNPB] Suharyanto yang mengunjungi lokasi bencana pada hari rabu 8 maret mengatakan pencarian korban yang masih hilang adalah hal utama saat ini.

status tanggap darurat yang di berlakukan pemerintah adalah 7 hari mulai 6 maret hingga 12 maret.

bagi 35  orang yang masih di nyatakan hilang kita akan berusaha semaksimal mungkin

untuk menemukannya,ungkap Suharyanto yang di kutip dari situs BNPB.

Menurut Suharyanto masalah cuaca menjadi faktor utama yang mempersulit tim pencari.
kondisi tanah pun masih bergerak.

sehingga tim belum maksimal menjalankan tugas di lapangan.

sementara itu untuk mengurangi dampak korban bencana warga segera menjauhi lokasi longsor tersebut.pemerintah kabupaten natuna akan merelokasikan sekitar 100 kepala keluarga yang tinggal di sekitar kawasan longsor untuk mengurangi dampak resiko.

kami akan memindahkan 100 kepala keluarga ke tempat yang baru,ungkap suharyanto.

setelah mengadakan rapat kordinasi dengan gubernur kepulauan riau Ansar Ahmad dan bupati natuna Siswandi pada hari rabu.

pemerintah kabupaten natuna telah menyiapkan lahan yang akan di alokasikan untuk 100 kepala keluarga.

tanahnya sudah ada .kami sedang kordinasi dengan kementrian PUPR. ungkap Suharyanto.

karena hujan yang tak henti henti yang mengakibatkan tanah longsor  keadaan tanah yang labil dan area perbukitan sangat miring yang curam yang menjadi faktor pemicu.

Jasa Rilidigital