Pencalonan Ganjar sebagai Presiden Mendapat Dukungan

Pencalonan Ganjar sebagai Presiden Mendapat Dukungan
Pencalonan Ganjar sebagai Presiden Mendapat Dukungan

RILIDIGITAL.COM – Sejumlah partai politik telah menyatakan ketertarikan mereka untuk bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

untuk membantu Ganjar Pranowo memenangkan pemilihan presiden tahun 2024,

seorang eksekutif dari partai yang berkuasa tersebut mengatakan pada hari Senin.

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) adalah partai pertama yang secara terbuka mengumumkan dukungan untuk Ganjar.

Meskipun Hanura saat ini tidak memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat,

PDI-P membutuhkan semua dukungan yang bisa di dapatkannya karena pemilihan presiden di menangkan oleh suara rakyat.

“Dalam beberapa minggu ke depan, akan ada lagi deklarasi dukungan untuk calon presiden PDI-P, Ganjar,

dari partai politik lain,” ujar Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto kepada para wartawan di Jakarta.

Pencalonan Ganjar sebagai Presiden Mendapat Dukungan

Hasto mengatakan tawaran untuk berkolaborasi dengan PDI-P telah meningkat sejak Ketua Umum Megawati Soekarnoputri

mengumumkan pencalonan Ganjar pada hari Jumat.

“PDI Perjuangan memberikan ruang bagi partai-partai lain untuk berkomunikasi dengan kami

dan kemudian mendeklarasikan [Ganjar] sebagai calon mereka juga,” ujar Hasto, dengan mengutip Hanura sebagai contoh.

PDI-P saat ini merupakan satu-satunya partai dengan jumlah kursi yang cukup di DPR untuk mencalonkan seorang kandidat tanpa berkoalisi.

Distribusi kursi DPR saat ini berarti ada hingga empat calon presiden.

Undang-undang mengharuskan sebuah partai atau koalisi partai memiliki 20 persen atau lebih kursi DPR untuk mengajukan calon presiden.

Akan ada manuver-manuver politik besar dalam lima bulan ke depan karena partai-partai politik memiliki waktu hingga Oktober

untuk secara resmi mendaftarkan kandidat mereka ke Komisi Pemilihan Umum.

Pencalonan Ganjar sebagai Presiden Mendapat Dukungan

Selain Ganjar, mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan adalah satu-satunya kandidat yang telah menerima dukungan resmi dari sebuah partai.

Namun Partai Nasional Demokrat (Nasdem) perlu membangun koalisi dengan setidaknya dua partai untuk mengusung Anies dalam pemilihan.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah kandidat ketiga yang mungkin setelah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

membentuk koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Meskipun mengalami kekalahan beruntun pada pemilu terakhir,

Prabowo tetap menjadi kandidat kuat dan berada di urutan kedua setelah Ganjar dalam jajak pendapat terakhir.

Jasa Rilidigital