berita  

Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyakit Menular Jelang Idul Adha

Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyakit Menular Jelang Idul Adha
Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyakit Menular Jelang Idul Adha

Rilidigital – Pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular, terutama menjelang hari raya Idul Adha, menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu.

Kemenkes juga terus melakukan pemantauan di dinas kesehatan di daerah, kata Rondonuwu di Jakarta, Senin.

Hal itu di sampaikannya usai menghadiri acara “Apresiasi dan Pembelajaran Program Komunikasi Risiko Pemberdayaan Masyarakat dan Dukungan Vaksinasi COVID-19” di Hotel Grand Kemang.

Dia menginformasikan bahwa meski status pandemi COVID-19 telah di cabut oleh Presiden Joko Widodo, Kementerian Kesehatan secara aktif mengeluarkan imbauan dan peringatan kepada dinas kesehatan daerah terkait potensi penyakit menular yang mungkin muncul.

Ia menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat, khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, tentang penyakit menular baru.

“Karena keberhasilan kita dalam menangani COVID-19 harus di gunakan untuk menangani wabah lainnya,” imbuhnya.

Ia mengatakan, masyarakat harus terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyakit menular.

“Presiden sudah mengumumkan bahwa kita (mulai masuk) endemik (fase). Endemik bukan berarti penyakitnya sudah selesai (menyebar), virusnya masih ada. Namun di anggap sebagai penyakit biasa,” jelasnya.

Oleh karena itu, masyarakat tetap harus tetap waspada dengan menggunakan masker jika sakit, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta melakukan vaksinasi, ujarnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah sedang menyiapkan program vaksinasi rutin yang akan di prioritaskan untuk lansia.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa vaksinasi COVID-19 perlu di

integrasikan ke dalam vaksinasi rutin berdasarkan siklus, dan orang dewasa yang lebih tua akan di

masukkan dalam program vaksinasi rutin,” ujarnya.

“Pemerintah akan menanggung (biaya) untuk lansia karena angka kematiannya tinggi,” tambahnya.

Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP)

dan organisasi nirlaba Save the Children mengadakan acara hari Senin.

Acara ini bertujuan untuk memberikan layanan vaksinasi yang lebih luas kepada masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Jasa Rilidigital