Pejabat Bea Cukai Datangi KPK untuk Lapor Harta Kekayaan

Pejabat Bea Cukai Datangi KPK untuk Lapor Harta Kekayaan
Pejabat Bea Cukai Datangi KPK untuk Lapor Harta Kekayaan

RILIDIGITAL.COM –  Pejabat Bea Cukai Datangi KPK untuk Lapor Harta Kekayaan, pejabat bea cukai yang baru saja di copot dari jabatannya di Yogyakarta karena memamerkan gaya hidupnya yang mewah.

mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada hari Selasa untuk menyerahkan data terbaru mengenai kekayaannya.

Eko Darmanto, mantan Kepala Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta, sebelumnya di panggil oleh KPK untuk memperbarui laporan harta kekayaannya

setelah unggahannya di Instagram yang menunjukkan perseorangan berpose dengan sepeda motor Harley Davidson dan pesawat kecil mengundang kemarahan publik.

Ia di minta untuk membawa dokumen-dokumen untuk membuktikan bahwa kekayaannya di peroleh secara legal. Dokumen-dokumen tersebut harus mencakup bukti-bukti “warisan, hibah, dan kegiatan bisnisnya”, kata Ipi Maryati, juru bicara KPK.

Tidak jelas apakah Eko telah memberikan semua dokumen yang di butuhkan kepada KPK. Pemeriksaan ini mungkin akan memakan waktu beberapa hari sebelum KPK dapat mengumumkan hasilnya.

Menurut laporan LHKPN-nya di KPK pada tahun 2021, Eko memiliki aset senilai Rp 15,7 miliar ($1 juta),

tetapi ia juga memiliki utang sebesar Rp 9 miliar, sehingga kekayaan bersihnya menjadi Rp 6,7 miliar.

Pahala Nainggolan, deputi KPK yang bertanggung jawab atas pencegahan korupsi,

mengatakan sebelumnya bahwa Eko memiliki koleksi mobil-mobil antik seperti Chevrolet Bel Air tahun 1955,

Dodge Fargo tahun 1957, Chevrolet Apache tahun 1957, dan Ford Bronco tahun 1972.

Pejabat Bea Cukai Datangi KPK untuk Lapor Harta Kekayaan

Masing-masing mobil langka tersebut di hargai hanya Rp 200 juta ($13.000) atau lebih rendah dalam pemberkasannya.

Eko di copot dari jabatannya di Yogyakarta oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada tanggal 2 Maret menyusul laporan media mengenai gaya hidupnya yang mewah.

Berita ini muncul di tengah-tengah skandal yang melibatkan pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo, yang putranya, Mario Dandy Satrio, menjadi tersangka kriminal

Pejabat Bea Cukai Datangi KPK untuk Lapor Harta Kekayaan

karena melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja yang kini dalam keadaan koma di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Rafael menjadi sorotan terkait kekayaannya setelah adanya penyelidikan publik terhadap putranya yang bermasalah yang memamerkan mobil dan motor mahal di media sosial. Rafael telah mengajukan pengunduran diri kepada Kementerian Keuangan.

Belakangan di ketahui bahwa sejumlah pejabat direktorat pajak memiliki klub motor gede bernama Belasting Rjder DJP yang di perintahkan oleh menteri untuk segera di bubarkan karena kegemparan publik.

Jasa Rilidigital