Myanmar: Korban tewas sedikitnya 130 orang

Penduduk desa menggunakan ban mobil bekas pada hari Kamis untuk mengkremasi jenazah terakhir dari sekitar 130 korban serangan udara di wilayah Sagaing, Myanmar.
Penduduk desa menggunakan ban mobil bekas pada hari Kamis untuk mengkremasi jenazah terakhir dari sekitar 130 korban serangan udara di wilayah Sagaing, Myanmar.

RILIDIGITAL.COM – Penduduk desa menggunakan ban mobil bekas pada hari Kamis untuk mengkremasi jenazah terakhir dari sekitar 130 korban serangan udara di wilayah Sagaing, Myanmar.

Konten tersebut telah menjadi berita internasional dan negara-negara Asia Tenggara mengatakan bahwa mereka “mengutuk keras” serangan tersebut.

situasi di Myanmar yang sedang terjadi ini menunjukkan bahwa negara tersebut telah mengalami kekerasan yang meluas

dan ekonomi hampir lumpuh sejak militer menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi dalam kudeta pada Februari 2021.

Myanmar: Korban tewas sedikitnya 130 orang

menyatakan bahwa selama beberapa bulan terakhir, banyak warga Myanmar yang melakukan protes dan tuntutan demokrasi

sebagai respons terhadap kudeta militer yang terjadi pada Februari 2021.

Meskipun banyak protes damai yang di lakukan oleh warga Myanmar, pihak militer telah mengambil tindakan keras

dan menahan banyak pengunjuk rasa secara sewenang-wenang.

Situasi tersebut semakin memburuk dengan adanya serangan udara terhadap warga sipil seperti yang terjadi di desa Pazi Gyi baru-baru ini.

Myanmar: Korban tewas sedikitnya 130 orang

namun situasi semakin memburuk dengan adanya tindakan keras dari pihak militer dan serangan-serangan yang menimpa warga sipil.

Tidak ada jumlah korban tewas resmi dari serangan Selasa pagi di desa Pazi Gyi yang di rilis,

meskipun pihak berwenang mengonfirmasi bahwa mereka telah melakukan operasi militer dari udara di daerah tersebut.

Jasa Rilidigital