Menteri PUPR akan selesaikan infrastruktur KTT ASEAN pada awal Mei

Menteri PUPR akan selesaikan infrastruktur KTT ASEAN pada awal Mei
Menteri PUPR akan selesaikan infrastruktur KTT ASEAN pada awal Mei

Rilidigital.com , Jakarta – Menteri PUPR akan selesaikan infrastruktur KTT ASEAN pada awal Mei ,Menteri

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan penyelesaian pembangunan

infrastruktur dan fasilitas pendukung KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo dan Tana Mori, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada awal Mei mendatang.

“Targetnya adalah untuk menyelesaikan semua pekerjaan pada awal Mei 2023 sebelum KTT ASEAN berlangsung,”

kata Hadimuljono dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Kamis.

Menteri menginstruksikan agar semua pekerjaan konstruksi, baik di Labuan Bajo dan Tana Mori, di lakukan

dengan menerapkan metode terbaik dan memastikan kualitas terbaik.

“Saya minta agar kualitas infrastruktur di jaga dan di tingkatkan sesuai standar event internasional.

Jangan main-main. Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas nomor satu. Khusus untuk infrastruktur jalan, segera tingkatkan kualitas aspal,” tegasnya.

Hadimuljono juga menekankan bahwa semua pekerjaan di lakukan dengan rapi dan bersih, dengan fokus pada estetika dan penghijauan di setiap area venue dan koridor jalan akses untuk KTT ASEAN.

Menteri PUPR akan selesaikan infrastruktur KTT ASEAN pada awal Mei

Hal ini bertujuan untuk mempercantik lingkungan dan memastikannya tidak gersang.

“Setelah pekerjaan konstruksi selesai, harus di sertai dengan pembersihan bahan sisa dan penyemprotan dengan air, agar area konstruksi tetap rapi dan bersih.

Setiap area, termasuk jalan dan jalur pejalan kaki, juga harus di tanami berbagai jenis tanaman, seperti pohon flamboyan, bunga sakura NTT, kelapa, dan sebagainya,” katanya.

Peningkatan fasilitas pendukung di Labuan Bajo-Tana Mori di lakukan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana

Permukiman Daerah (BPPW) NTT Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT Direktorat Jenderal Bina Marga.

Peningkatan fasilitas melalui penataan kawasan dan koridor jalan bertujuan untuk menunjang keamanan dan

kenyamanan selama KTT ASEAN yang berlangsung pada 9-11 Mei 2023.

Saat ini, persentase kemajuan dalam pekerjaan perbaikan fasilitas pendukung di kawasan Labuan Bajo sebesar 73 persen.

Sementara itu, pekerjaan yang di lakukan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tana Mori saat ini sudah 94 persen selesai.

Ruang lingkup pekerjaan yang sedang di lakukan di Kawasan Labuan Bajo meliputi pembangunan Markas Kopolres

Manggarai Barat dan penataan Labuan Bajo Marina Promenade Zona 4.

Tugas lain yang di lakukan antara lain meningkatkan kualitas lanskap koridor jalan Labuan Bajo, menata tempat parkir VVIP di kantor Bupati Manggarai Barat.

Menteri PUPR akan selesaikan infrastruktur KTT ASEAN pada awal Mei

menata jalan dan trotoar Sp Binongko-Sp Sylvia (Jl Waecicu), dan menata median Jalan Yohanes Sehadun (depan Bandara Komodo).

Sementara itu, pekerjaan yang di lakukan di KEK Tana Mori meliputi pembangunan beach club bundaran, dock shelter, pemasangan geomats di koridor jalan Kawasan Tana Mori,

penataan pintu masuk bundaran Kawasan ITDC, serta penguatan lereng dan stabilisasi tanaman pada ruas jalan

Labuan Bajo-Tana Mori yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 14 Maret lalu, 2023.

Kementerian PUPR juga membangun Waduk Anak Munting antara Labuan Bajo hingga Tana Mori di Desa Warloka, Kecamatan Komodo.

Waduk Anak Munting memiliki kapasitas tampung 159 ribu meter kubik dan luas genangan 4,5 hektar, dengan

fungsi utama konservasi dan penunjang pariwisata di Labuan Bajo Super Priority Tourism Destination (DPSP) dalam kaitannya dengan KTT ASEAN.

Jasa Rilidigital