Mengenal Zakat Fitrah: Kewajiban Muslim Sebelum Hari Raya

RiliDigital.com – Umat muslim harus melaksanakan zakat sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri sebagai salah satu kewajiban agama. Zakat Fitrah memiliki makna dan tujuan yang sangat penting dalam kehidupan beragama dan sosial masyarakat muslim. Banyak umat muslim belum memahami secara detail mengenai zakat Fitrah, termasuk hukum, aturan, dan manfaatnya.

Artikel ini membahas secara lengkap, termasuk pengertian, kewajiban, aturan, dan manfaatnya bagi masyarakat muslim.

Setiap muslim wajib mengeluarkan zakat Fitrah pada bulan Ramadan atau sebelum Hari Raya Idul Fitri. Zakat Fitrah bermakna “pembersihan” dan bertujuan membersihkan diri dari dosa selama Ramadan. Selain itu, zakat juga memiliki tujuan sosial, yaitu membantu kaum dhuafa atau orang yang membutuhkan.

Kewajiban zakat tersebut tertuang dalam hadis Rasulullah SAW, “Setiap muslim harus membayar zakat Fitrah pada bulan Ramadan sebesar satu sha’ (sekitar 2,5 kilogram) kurma atau satu sha’ beras” (HR Bukhari dan Muslim). Hadis ini menyimpulkan bahwa setiap muslim baligh dan mampu membayar harus memenuhi kewajiban zakat tersebut.

Aturan zakat Fitrah mencakup beberapa hal, antara lain

  1. Setiap orang yang wajib membayar dan harus mengeluarkan zakat sebesar satu sha’ (sekitar 2,5 kilogram) kurma atau satu sha’ beras.
  2. Zakat harus dikeluarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri atau saat menjelang pagi Hari Raya.
  3. Zakat harus dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok yang umum dikonsumsi oleh masyarakat setempat, atau dalam bentuk uang untuk membeli makanan pokok tersebut.
  4. Zakat harus dikeluarkan untuk setiap anggota keluarga yang hidup di bawah satu atap, termasuk anak-anak.

Manfaat zakat Fitrah dalam kehidupan beragama dan sosial masyarakat muslim sebagai berikut

  1. Menjaga kebersihan hati dan pikiran dari dosa dan kesalahan selama bulan Ramadan.
  2. Membantu kaum dhuafa dan orang yang membutuhkan, sehingga tercipta keseimbangan sosial dalam masyarakat muslim.
  3. Meningkatkan kepedulian sosial dan rasa empati terhadap sesama, serta mengajarkan nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan dalam masyarakat muslim.
  4. Membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang membutuhkan, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Umat muslim perlu memperhatikan aturan dan ketentuan yang berlaku serta memastikan pemberian zakat tersebut kepada yang berhak dalam melaksanakan kewajibannya. Dengan demikian, pelaksanaan zakat dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di sekitar kita.

Jasa Rilidigital