Komnas HAM mendukung upaya TNI-Polri untuk menyelesaikan konflik Maybrat

rilidigital.com Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan oleh Panglima TNI dan Kapolri untuk menyelesaikan konflik di distrik Maybrat, Papua Barat.

“Komnas HAM mendukung komitmen Panglima TNI (Laksamana Yudo Margono) dan Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) dalam upaya penyelesaian konflik di wilayah Papua,” kata Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro di Jakarta, Kamis.

Komnas HAM juga mendukung berlangsungnya koordinasi yang melibatkan semua pihak terkait dalam melakukan penanganan pengungsi korban konflik secara menyeluruh dan memperhatikan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas.

Baik pemerintah pusat dan daerah serta TNI dan Polri harus memastikan pemulangan sukarela pengungsi ke daerahnya dengan memastikan keamanan dan pemenuhan hak-hak dasarnya, kata Sigiro.

“Komnas HAM telah meminta semua pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan agar upaya pemulangan pengungsi ke daerahnya dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Berita terkait: Personil TNI mengamankan pengungsi dari teroris bersenjata Papua

Komnas HAM juga meminta TNI dan Polri mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani situasi keamanan di Kabupaten Maybrat dengan tetap mengedepankan norma dan prinsip HAM.

Komnas HAM mendesak kelompok bersenjata dan pejabat pemerintah untuk tidak melakukan kekerasan terhadap warga sipil dan mendorong dialog damai untuk menghentikan kekerasan.

Pihak yang melakukan tindakan kekerasan terhadap warga sipil harus ditindak tegas berdasarkan hukum, dan Komnas HAM akan terus memantau dan mendorong upaya pemenuhan hak pengungsi, kata Sigiro.

Menurut laman TNI AD, salah satu kegiatan yang dilakukan Satgas Yonif RK 136/TS di Pos Kumerkek adalah membersihkan fasilitas umum seperti sekolah dan rumah warga di Desa Sabah, Aifat Timur, Maybrat. kabupaten, Papua Barat, pada 9 Januari 2023.

Beberapa bangunan umum dan rumah di sana ditinggalkan warga setelah konflik tahun lalu.

Jasa Rilidigital