berita  

Komisi A Memeriksa Program Kerja 2023 Badan Dukcapil

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

 

RiliDigital.com – Dewan Legislatif (DPRD) DKI Jakarta Komisi A dan Badan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta di Ruang Rapat Komisi A, Rabu (18/1).

Ketua Komisi A DPRD, Mujiyono mengungkapkan, pertemuan ini untuk memberikan masukan dan mengkaji program-program terbaru dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) tahun 2023.

Dalam kesempatan itu, diketahui bahwa pelayanan publik yang telah diberikan semakin baik, yang dibuktikan dengan inovasi dan penghargaan pelayanan yang telah diraih selama ini.

“Mereka (Dukcapil) juga selalu memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan pelayanan,” tegasnya.

Jelang Pilkada 2024, Dukcapil menjadi sumber gangguan data pemilih. Dengan demikian, OPD diminta untuk melakukan sinkronisasi data dengan KPU dan KPUD. Hal itu untuk memenuhi hak-hak warga Jakarta untuk ikut pemilu.

“Pesan saya kepada mereka adalah untuk terus mempertahankan prestasi mereka. Kemudian untuk mengembangkan layanan inovatif mulai dari door-to-door hingga layanan digital,” imbuhnya.

Kepala Badan Dukkutil, Budi Awaludin menjelaskan, beberapa isu strategis tahun 2023 telah dibahas bersama Komisi A. Diantaranya dukungan terhadap persiapan pemilu, penyelesaian target dan cakupan pelayanan kependudukan, serta kepemilikan dokumen hingga keterbatasan sumber daya manusia.

“Banyak arahan dan masukan yang diberikan kepada kami untuk menangani masalah di tahun 2023. Yang menjadi fokus mereka adalah KTP kosong yang kemarin menjadi masalah internal,” jelasnya.

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa formulir kependudukan itu diperoleh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pada awal Januari 2023, total utang kosong sekitar 83.000, tetapi kementerian sedang dalam proses mulai mengirim 30.000, ditambah tambahan 50.000 kosong ditambahkan.

 

 

 

Jasa Rilidigital