berita  

Ketua MPR menindak tegas agen TKI yang curang

Ketua MPR menindak tegas agen TKI yang curang
Ketua MPR menindak tegas agen TKI yang curang

Rilidigital – Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI) menindak tegas agen-agen penipu dan tidak resmi yang mengirimkan pekerja migran (PMI) ke luar negeri secara ilegal.

“Mohon tegas kepada agen yang menawarkan lowongan kerja bagi PMI yang berindikasi penipuan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Soesatyo juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan dan BP2MI untuk menginformasikan kepada masyarakat mengenai nama-nama agen yang mengirimkan TKI secara legal. Instansi dan kementerian juga harus mengedukasi masyarakat tentang tata cara yang benar untuk pemberangkatan TKI ke luar negeri.

“Kementerian Ketenagakerjaan bersama BP2MI dan pemerintah daerah terus memberikan sosialisasi dan edukasi terkait tata cara legalitas keberangkatan PMI ke luar negeri kepada masyarakat, khususnya kepada calon PMI,” imbuhnya.

Selain itu, dia meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM dalam pencegahan dan penempatan pekerja migran nonprosedur di pos pemeriksaan imigrasi.

“Pengawasan selektif juga harus di lakukan pada penerbitan paspor dan surat-surat atau persyaratan administratif lainnya,” ujarnya.

Kementerian Tenaga Kerja harus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan kepolisian untuk meningkatkan pengawasan konten siber yang berpotensi mengarah pada perdagangan manusia, tambahnya.

Ketua MPR menindak tegas agen TKI yang curang

“Mereka bisa memantau konten di media sosial atau website yang berindikasi penipuan lowongan kerja yang bisa mengarah pada human trafficking,” sarannya.

Terakhir, Soesatyo meminta pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi dengan lembaga swadaya

masyarakat (LSM) yang menggarap isu perlindungan pekerja migran, seperti Migrant CARE,

untuk segera merespon, melaporkan, dan menindaklanjuti laporan WNI yang bekerja di berbagai daerah. negara.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan telah menyerahkan nama-nama terduga

pelaku tindak pidana perdagangan manusia (TPPO) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri agar bisa ditangkap. tepat.

“Nama-nama itu sudah kami serahkan ke Bareskrim. Mudah-mudahan bisa segera di tangkap,” imbuhnya.

Menteri mengatakan akan menindak tegas sindikat TPPO dengan menangkap tersangka pelaku.

Setelah polisi menuntaskan penangkapan, pejabat kementerian akan turun ke beberapa daerah dan

mengincar beberapa instansi yang di duga membantu aksi kejahatan tersebut.

Jasa Rilidigital