Kebakaran Depo Minyak Pertamina Tewaskan 17 Orang di Jakarta Utara

RILIDIGITAL.COM – Sedikitnya 17 orang termasuk dua anak-anak tewas setelah kebakaran terjadi di sebuah depo minyak utama milik perusahaan minyak negara Pertamina di Jakarta Utara pada hari Jumat malam.

Evakuasi di TBBM Plumpang masih berlangsung pada Jumat malam dengan melibatkan tim gabungan dari pemadam kebakaran, Polri, TNI, dan badan penanggulangan bencana.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.45 WIB, lebih dari dua jam setelah api mulai melalap rumah-rumah warga, dan terus melakukan pencarian terhadap para korban. Sedikitnya 50 orang yang mengalami luka bakar dilarikan ke sejumlah rumah sakit di ibu kota. Depo tersebut dikelilingi oleh pemukiman penduduk di kawasan padat penduduk Koja.

Penyebab kebakaran masih diselidiki, namun laporan-laporan yang ada menyebutkan bahwa kebocoran pipa diduga sebagai penyebab kebakaran.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa prioritas pemerintah adalah memulihkan situasi dan menyelamatkan warga ke tempat yang aman.

“Saya turut berduka cita kepada keluarga korban. Kita semua berduka atas tragedi ini,” kata Erick dalam sebuah pesan video yang diunggah di Instagram.

“Keselamatan warga sekitar dan pekerja di fasilitas tersebut adalah prioritas kami,” kata menteri, seraya menambahkan bahwa ia akan memantau secara langsung investigasi internal yang dilakukan oleh Pertamina.

Kilang tersebut merupakan kilang terbesar milik Pertamina di Indonesia dengan kapasitas hampir 300.000 kiloliter minyak. Ketika beroperasi dengan kapasitas normal, jumlah minyak yang disimpan di depot tersebut menyumbang 10 persen dari pasokan nasional.

Ini adalah insiden besar kedua dalam 14 tahun terakhir setelah depot tersebut terbakar dan menghancurkan penyimpanan 2.500 kiloliter minyak pada Januari 2009.

Jasa Rilidigital