berita  

Jokowi Memulai Pertemuan Tahunan Pemimpin Indonesia-Australia ke-8

Jokowi Memulai Pertemuan Tahunan Pemimpin Indonesia-Australia ke-8
Jokowi Memulai Pertemuan Tahunan Pemimpin Indonesia-Australia ke-8

Rilidigial – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin berangkat ke Australia untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin Tahunan Indonesia-Australia ke-8 dengan Perdana Menteri Anthony Albanese di Sydney.

Rombongan Presiden yang terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menteri Sekretariat Negara Pratikno, berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma ke sini.

“Kunjungan ini sangat strategis bagi Indonesia karena nanti di Australia saya akan menghadiri Annual Leaders Meeting 2023 bersama Perdana Menteri Anthony Albanese,” kata Jokowi saat jumpa pers di bandara sebelum keberangkatan.

Ia mencatat, Annual Leaders Meeting dengan Australia terakhir di lakukan pada Juni 2022 di Bogor, Jawa Barat.

Investasi dan perdagangan akan menjadi agenda utama diskusi dengan CEO Albanese dan Australia dalam

pertemuan itu, kata Jokowi, seraya menambahkan bahwa beberapa agenda lain akan menyusul.

“Utamanya, investasi dan perdagangan karena ada lonjakan perdagangan dan investasi yang signifikan dari

Australia, dan kita juga akan membahas kesehatan, transisi energi, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar Presiden terkait agenda pembahasan.

Presiden dan rombongan akan berada di Sydney pada 3-4 Juli 2023.

Kedutaan Besar Australia di Jakarta sebelumnya memastikan bahwa orang Albania akan menyambut presiden dan rombongannya di Sydney.

“Saya senang menyambut teman saya Presiden Widodo ke Australia. Ini akan menjadi pertemuan keempat kita bersama,” kata Albanese, sesuai keterangan tertulis KBRI, Jumat (30/6).

Ia mengatakan bahwa Australia, sebagai salah satu tetangga terdekatnya, sedang membangun kerja sama yang luas

dengan Indonesia di bidang iklim, pembangunan ekonomi, pendidikan, dan masalah keamanan kawasan.

“Kemakmuran dan stabilitas kawasan kita membutuhkan upaya dan tanggung jawab bersama dan itulah sebabnya

Australiaa berkomitmen untuk menjadi mitra yang kuat bagi teman dan tetangga kita di Asia Tenggara,” ujar Albanese.

Australia dan Indonesia berbagi visi tentang kawasan yang terbuka, stabil, dan makmur, dengan ASEAN sebagai pusat urusan kawasan. Australia juga akan terus mendukung prioritas Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023.

Jasa Rilidigital