Jokowi meminta Jakarta konsisten melakukan penanggulangan banjir

rilidigital.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengarahkan Pemprov DKI Jakarta untuk konsisten melakukan upaya mitigasi banjir di provinsi tersebut dengan mempercepat normalisasi sungai dan pembangunan tanggul laut raksasa.

Dia menegaskan di sini, Selasa, sejumlah daerah di provinsi itu masih sering mengalami banjir pesisir karena tanggul laut raksasa belum rampung.

“Bukan pekerjaan mudah, tapi kalau kita lakukan (upaya mitigasi) secara konsisten, kita bisa terus mengurangi (banjir), sampai akhirnya (banjir) berhenti,” ujarnya usai meninjau proyek pembangunan Floodway Kali Ciliwung.

Pembangunan Floodway Kali Ciliwung yang ditargetkan beroperasi pada April 2023 bertujuan untuk mengurangi genangan dan banjir di Jakarta, tambahnya.

Infrastruktur yang tertunda penyelesaiannya selama enam tahun ini dapat membantu mengurangi debit air hingga 63 meter kubik per detik saat ketinggian air di Jakarta berstatus Siaga I.

Selain menyelesaikan proyek Floodway Kali Ciliwung, normalisasi 12 sungai di Jakarta juga harus terus dilakukan untuk mengoptimalkan mitigasi banjir.

Selanjutnya, dia memerintahkan pemerintah provinsi untuk menyelesaikan pembangunan tanggul laut biasa dan tanggul laut raksasa untuk mengurangi banjir pantai di kawasan pesisir utara Jakarta.

Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang mendampingi Presiden meninjau Banjir Kali Ciliwung mengatakan, proyek pembangunan tanggul laut raksasa itu masih dalam tahap perencanaan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” imbuhnya.

Rencana pembangunan tanggul laut raksasa telah mengalami sejumlah perubahan selama diskusi yang diadakan dari tahun 2007 hingga 2020.

Plt gubernur menargetkan rencana pembangunan tanggul laut raksasa itu bisa diselesaikan oleh Bappenas dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta dalam tiga bulan ke depan.

Jasa Rilidigital