ASEAN  

Indonesia, Timor-Leste Membahas Keanggotaan ASEAN Menjelang KTT

Indonesia, Timor-Leste Membahas Keanggotaan ASEAN Menjelang KTT
Indonesia, Timor-Leste Membahas Keanggotaan ASEAN Menjelang KTT

Rilidigital – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, dan Ketua Parlemen Nasional Indonesia, Timor-Leste, Maria Fernanda Lay, membahas keanggotaan ASEAN Timor-Leste dalam pertemuan bilateral pada hari Selasa.

Dalam pertemuan yang di gelar di sela-sela Sidang Umum ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-44 di Jakarta itu, Maharani berharap Timor Leste memenuhi kriteria keanggotaan penuh jelang KTT ASEAN pada September 2023.

Indonesia terus mendorong negara-negara ASEAN untuk mendukung keanggotaan penuh Timor-Leste di organisasi tersebut, tegasnya.

Dia mengatakan bahwa dia menantikan kerja sama yang lebih intensif setelah Timor-Leste menjadi anggota resmi ASEAN.

Ia juga menyoroti pentingnya Indonesia dan Timor-Leste mewujudkan Bilateral Investment Treaty, menyusul peningkatan kerjasama di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, dan investasi.

Maharani mengatakan implementasi perjanjian itu akan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, mendorong lebih banyak investasi dari Indonesia ke Timor-Leste.

Baca Juga: Menteri Mendukung Kesepakatan Untuk Melindungi Anak Dari Kekerasan

Ia juga berharap parlemen kedua negara mendorong pemerintah masing-masing untuk segera melakukan pembahasan perundingan perbatasan Indonesia-Timor-Leste.

Di harapkan kerja sama pengembangan Zona Ekonomi Perbatasan yang menguntungkan kedua negara dapat di tingkatkan jika masalah perbatasan di selesaikan, ujarnya.

Ia juga menyerukan di bukanya peluang kerjasama dengan parlemen Timor-Leste melalui kunjungan

antar parlemen atau forum lainnya, sebagai bagian dari peran di plomasi parlemen.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, mengatakan delegasi

Timor-Leste meminta dukungan DPR terkait keanggotaan negara tersebut di ASEAN.

Ia menginformasikan bahwa Timor-Leste saat ini telah menjadi anggota ke-11 ASEAN,

namun keanggotaannya belum penuh, sehingga negara tersebut masih belum bisa memberikan suara

di forum-forum ASEAN, termasuk di AIPA yang hanya berperan sebagai negara peninjau.

Oleh karena itu, di harapkan Timor-Leste secara resmi di nyatakan sebagai anggota penuh pada KTT

ASEAN mendatang, memungkinkan parlemennya untuk berpartisipasi dalam AIPA, tambahnya.

Jasa Rilidigital