Indonesia Melihat 6.000 Kematian yang Dapat Dicegah di Antara Bayi Baru Lahir Setiap Tahun, Menteri

Indonesia Melihat 6.000 Kematian yang Dapat Dicegah di Antara Bayi Baru Lahir Setiap Tahun, Menteri
Indonesia Melihat 6.000 Kematian yang Dapat Dicegah di Antara Bayi Baru Lahir Setiap Tahun, Menteri

RiliDigital.com , Jakarta.Indonesia Melihat 6.000 Kematian yang Dapat Dicegah di Antara Bayi Baru Lahir Setiap Tahun: Menteri , Sekitar 6.000 bayi baru lahir dengan kelainan jantung bawaan meninggal setiap tahun di Indonesia yang dapat dihindari jika negara itu memiliki cukup spesialis medis dan perawatan lanjutan, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada hari Senin.

“Setiap tahun kami memiliki sekitar 12.000 bayi baru lahir yang harus menjalani operasi jantung atau mereka meninggal karena cacat jantung bawaan,” kata Budi dalam wawancara eksklusif dengan lembaga penyiaran berita BTV di kediamannya di Jakarta.

“Tapi kapasitas kami hanya bisa menangani 6.000 pasien baru lahir, artinya 6.000 sisanya harus meninggal. Mengapa? Karena kami tidak memiliki cukup spesialis medis yang mampu melakukan operasi jantung pada bayi yang baru lahir.”

Cacat jantung bawaan adalah kondisi medis yang ada saat lahir yang mencegah jantung berfungsi normal.

Indonesia Melihat 6.000 Kematian

Kekurangan spesialis medis berasal dari terbatasnya jumlah program lanjutan di sekolah kedokteran di seluruh negeri.

“Sangat sulit dan mahal untuk menjadi spesialis medis di Indonesia karena, di antara 92 sekolah kedokteran di seluruh negeri, hanya 20 yang memiliki program spesialis,” kata Budi kepada pembawa berita BTV Fristian Griec.

Menteri mengatakan di Indonesia, sekolah kedokteran di universitas adalah satu-satunya tempat di mana dokter dapat memperoleh gelar spesialis medis.

“Di negara lain, pelatihan spesialis medis berlangsung tidak hanya di universitas tetapi juga di rumah sakit,” kata Budi.

 

Jasa Rilidigital