Indonesia kirim gelombang pertama bantuan logistik untuk korban gempa Turki

RILIDIGITAL.COM – Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan gelombang pertama untuk korban gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Turki, termasuk lima ton bantuan logistik, dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, di sini, Sabtu.

“(Di antara bantuan yang dikirim) ada makanan, alas kaki, jas hujan, (serta) selimut — dan akan terus kami kirim (nanti),” kata Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam konferensi pers usai acara tersebut. pelepasan bantuan tersebut.

Menteri mencatat bahwa Indonesia juga akan terus mengirimkan lebih banyak bantuan medis yang akan disiapkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Kesehatan.

Menteri menyatakan bahwa Indonesia juga akan mengirimkan bantuan untuk warga Suriah yang juga terkena dampak bencana.

Pemerintah Indonesia juga mengirimkan 65 personel pertolongan pertama, termasuk 47 personel Badan Pencarian dan Pertolongan Menengah Nasional (Basarnas) dan Pertolongan Pertama (MUSAR) serta 13 personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Personel MUSAR telah memenuhi kualifikasi kelas menengah yang ditetapkan oleh International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG), jaringan global negara dan organisasi yang terlibat dalam kegiatan SAR di bawah naungan PBB.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, bantuan logistik gelombang berikutnya akan dikirim ke Turki setelah tenaga bantuan tiba di tempat tujuan.

Pemerintah Indonesia juga akan menerjunkan 105 personel tim medis darurat serta obat-obatan dan peralatan rumah sakit lapangan pada 13 Februari 2023.

“Kami juga akan mengirimkan dokter ortopedi. Mereka akan diterjunkan terlebih dahulu karena banyak (korban) yang mengalami patah tulang,” kata Effendy.

Pemerintah juga berencana memberangkatkan tim dokter yang lebih lengkap untuk penanganan penyakit menular dan pascabencana.

Bantuan kemanusiaan gelombang pertama untuk korban gempa di Turki diangkut dengan pesawat Boeing 737-400 A7308 dan C-130 Hercules A1326 TNI AU.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo, Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto, dan Kepala Basarnas Wakil Marsekal Henri Alfiandi turut menyaksikan pelepasan bantuan kemanusiaan tersebut.

Jasa Rilidigital