berita  

Indonesia Evakuasi 897 Orang dari Khartoum Sudan

Indonesia Evakuasi 897 Orang dari Khartoum Sudan
Indonesia Evakuasi 897 Orang dari Khartoum Sudan

Rilidigital.com , Jakarta – Evakuasi 897 Orang dari Khartoum Sudan ,Kementerian Luar Negeri mengumumkan pada Rabu malam bahwa 897 warga negara Indonesia telah melarikan diri dari Khartoum, Sudan, setelah dua putaran evakuasi.

Laporan awal pemerintah mengungkapkan bahwa ada 1.209 orang Indonesia yang tinggal di Sudan.

Namun setelah di lakukan “update data”, jumlah WNI yang tercatat dan dapat di jangkau di Sudan berjumlah 937 orang.

“Kami telah mengevakuasi 897 orang sejauh ini, 557 di antaranya telah tiba di Jeddah.

Kami memiliki 15 warga negara Indonesia yang telah meninggalkan [Sudan] sendirian,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam sebuah pernyataan video yang direkam.

Sebanyak 25 WNI menolak di evakuasi karena alasan keluarga.

“Yang lain sudah tidak lagi di Sudan. Orang-orang ini telah kembali ke Indonesia, mengunjungi kampung halaman mereka [untuk merayakan Idul Fitri], atau sedang melakukan umrah di Arab Saudi,” kata Retno.

Indonesia Evakuasi 897 Orang dari Khartoum Sudan

Putaran pertama evakuasi memiliki 569 pengungsi. Sekitar 557 orang tersebut tiba di Pelabuhan Jeddah pada hari Rabu pukul 10 pagi waktu Jakarta.

Sisanya 12 orang, sepuluh di antaranya adalah anggota tim kedutaan, tinggal di Port Sudan untuk membantu dalam putaran evakuasi kedua.

Dua warga negara Indonesia lainnya masih mengerjakan dokumen perjalanan mereka, kata Retno kepada wartawan.

Putaran kedua di ikuti oleh 328 pengungsi Indonesia yang sebagian besar adalah pelajar.

Ada pekerja migran Indonesia dan keluarga mereka, serta profesional penerbangan. Tahap kedua di ikuti 7 WNA, yaitu 6 WNA dan 1 Sudan.

Pemerintah membawa pengungsi tahap kedua dengan tujuh bus dari Khartoum ke Port Sudan.

Bus-bus ini akan melewati Atbara dan kota pelabuhan Sawakin di sepanjang jalan.

Para pengungsi putaran kedua tiba di Pelabuhan Sudan pada hari Rabu pukul 9.30 pagi waktu Jakarta.

Namun, salah satu bus mengalami kecelakaan di dekat Atbara karena jalan rusak parah dan pengemudi kelelahan.

“Kecelakaan itu menyebabkan tiga orang terluka,” kata Retno sambil menambahkan bahwa para korban saat ini di rawat di rumah sakit di Port Sudan.

Pemerintah berencana untuk mengirim warganya kembali ke Indonesia secara berputaran begitu mereka tiba di Jeddah.

Jasa Rilidigital