berita  

Hasil Survei Kesehatan Nasional 2023 Semoga Bermanfaat

Hasil Survei Kesehatan Nasional 2023 Semoga Bermanfaat
Hasil Survei Kesehatan Nasional 2023 Semoga Bermanfaat

Rilidigital – Survei Kesehatan Nasional (SKI) 2023 melibatkan perguruan tinggi untuk memastikan data yang di peroleh dapat di manfaatkan dengan baik, menurut Kementerian Kesehatan.

“Saya berharap dengan melibatkan perguruan tinggi di Indonesia dapat berkontribusi dengan mengkaji

data yang di kumpulkan secara spesifik dan mengolahnya sebagai masukan untuk Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Nasional, sehingga dapat memaksimalkan kualitas hasil,”

Deputi Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Survei

Kesehatan Nasional Tingkat Pusat Tahun 2023 di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa.

Harbuwono menyoroti pentingnya pemanfaatan data dalam mengejar program kesehatan nasional. Namun, seringkali data yang di kumpulkan dari survei belum dimanfaatkan secara optimal, ujarnya.

Masyarakat mengenal Survei Kesehatan Nasional sebagai penelitian kesehatan dasar yang di

selenggarakan secara rutin oleh pemerintah, seperti pada tahun 2007, 2013, dan 2018, kata Wamenkeu.

Pertemuan tersebut menjadi sarana bagi pemangku kepentingan untuk memahami mekanisme SKI

2023 pada lingkup daerah, seperti tingkat provinsi dan kabupaten atau kota, yang di tuangkan dalam pedoman.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Pusat (BKPK) Syarifah Eliza Munira yang juga

menjabat sebagai ketua panitia SKI 2023 menegaskan, survei tersebut bertujuan untuk lebih memahami kondisi dan risiko kesehatan masyarakat.

Dia juga mencatat bahwa inisiatif termasuk pemantauan status gizi masyarakat dengan menggunakan survei gizi yang biasanya di selenggarakan setiap tahun.

“Dalam RPJMN 2020-2024, Kementerian Kesehatan melalui Badan Kebijakan Pembangunan

Kesehatan di percaya menyelenggarakan Survei Kesehatan Nasional yang merupakan tindak lanjut dari penelitian dasar kesehatan,” tandasnya.

Hasil survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan RPJMN 2024-2029 guna

memastikan kebijakan yang efektif berdasarkan data yang akurat, kata Munira.

Survei akan di mulai pada Agustus 2023 di 38 provinsi dan 514 kabupaten dan kota di mana masyarakat

akan di wawancarai dan di uji dengan alat antropometri dan biometrik, antara lain, dan akan menjalani pemeriksaan kesehatan gigi, ungkapnya.

Jasa Rilidigital