Gubernur siapkan strategi microtargeting untuk mengatasi kemiskinan, stunting.

rilidigital.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan pihaknya sedang menyiapkan strategi microtargeting untuk mengatasi berbagai masalah kemiskinan dan stunting yang prevalensi dan angkanya masih tinggi di provinsi tersebut.

“Kita menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dengan membuat program penanggulangan kemiskinan dan stunting dengan (strategi) microtargeting,” kata Pranowo di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, strategi baru penanggulangan kemiskinan dan stunting akan melibatkan lurah dan camat di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Dengan begitu, (informasi penduduk sasaran) bisa detail, seperti siapa yang miskin, di mana, berapa, dan intervensi (yang diperlukan) seperti apa. Ketika (intervensi) sudah siap, penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif,” ujarnya.

Selama ini, Pranowo menyoroti bahwa program pengurangan penduduk miskin dan prevalensi anak pendek telah berjalan dengan baik di Jawa Tengah, namun pandemi COVID-19 memicu peningkatan kemiskinan di beberapa daerah di provinsi tersebut.

“Kami siaga, (Insya Allah) insya Allah mulai minggu ini kami akan melakukan ‘roadshow’ (kunjungan) ke beberapa daerah dan menugaskan kepala desa untuk mendata (penduduk sasaran) secara detail,” jelasnya.

Selain itu, ia mengimbau para camat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dan masing-masing camat akan bertanggung jawab di wilayahnya masing-masing.

Gubernur Jawa Tengah juga menyoroti pesan presiden bahwa investasi harus difasilitasi, termasuk penggunaan APBD dan APBN untuk memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi, membantu mengurangi pengangguran, dan mengentaskan kemiskinan.

“Semoga setelah pembekalan, kita semua semakin solid dan siap menghadapi tahun 2023 dengan lebih pasti, lebih terukur dengan target yang lebih jelas,” tandasnya.

Jasa Rilidigital