Fraksi DPR kembali mendukung representasi proporsional

Fraksi partai politik Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengeluarkan pernyataan bersama yang menegaskan kembali dukungan terhadap sistem perwakilan proporsional daftar terbuka dalam pemilihan legislatif yang diamanatkan oleh undang-undang pemilu.

Fraksi parpol yang ikut dalam pernyataan bersama itu adalah Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). ).

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidlowi, membenarkan bahwa pernyataan bersama telah ditandatangani oleh perwakilan fraksi partai.

Namun, Baidlowi mengatakan akan mematuhi setiap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi yang dapat mengubah sistem proporsional daftar terbuka yang saat ini digunakan menjadi sistem daftar tertutup. “Apapun keputusan MK nanti, akan kami ikuti,” tegas sekretaris fraksi itu.

Pernyataan bersama tersebut terdiri dari tiga poin, dengan poin pertama menegaskan kembali komitmen para penandatangan untuk menjaga dan memelihara pertumbuhan dan kemajuan demokrasi Indonesia.

Para penandatangan kemudian mendesak MK untuk tetap konsisten dengan Putusan MK No. 22-24/PUU-VI/2008 tanggal 23 Desember 2008, dengan tetap mempertahankan Pasal 168 ayat (2) UU Pemilu — mengamanatkan sistem proporsional daftar terbuka sistem perwakilan dalam pemilu — untuk memastikan kemajuan demokrasi Indonesia.

Para penandatangan juga mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjalankan tugasnya sesuai asas hukum, menjaga independensi kelembagaan, dan bekerja bukan untuk kepentingan apapun tetapi untuk kepentingan terbaik rakyat dan bangsa. Pernyataan bersama diakhiri dengan tanda tangan 14 pimpinan fraksi partai parlemen dan ketua serta wakil ketua komisi parlemen.

Penandatangan dari fraksi partai adalah Kahar Muzakir (Golkar), Ahmad Muzani dan Desmond J. Mahesa (Gerindra), Robert Rouw dan Saan Mustopa (NasDem), Cucun Ahmad Syamsurijal (PKB), Edhie Baskoro Yudhoyono dan Marwan Cik Hasan (Demokrat) Jazuli Juwaini (PKS), Saleh Partaonan Daulay (PAN), dan Achmad Baidlowi (PPP).

Selain itu, penandatangan dari kursi komisi dan wakil ketua parlemen adalah Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai ketua Komisi II DPR RI dan Yanuar Prihatin dan Syamsurizal sebagai wakil ketua Komisi II.

 

Jasa Rilidigital