Dibalik Sejarah Toyota Kijang di Indonesia, dari Mobil Angkut Beras Sekarang MPV Berteknologi Hybrid

All New Toyota Kijang Innova Zenix merupakan generasi terbaru dari Toyota Innova asal Indonesia. Tentu saja, Toyota melakukan beberapa perubahan pada mobil ini.

Mulai dari pembaruan desain eksterior dan interior, beberapa fitur baru hingga pemasangan mesin hybrid pertama kali di keluarga Toyota Kijang.
Ya, untuk Toyota Kijang adalah mobil yang sangat khas untuk Indonesia.

Sering digunakan sebagai singkatan dari “Japan Indonesia Cooperation”, yang kiranya hampir setengah abad yang lalu Toyota Kijang diciptakan sebagai alat transportasi masyarakat untuk mengangkut berbagai hasil pertanian dan perkebunan.
Generasi Ke-1 (Toyota Kijang Buaya KF10)


Kesuksesan Toyota Kijang dimulai di pasar Jakarta pada tahun 1975. Karena di sanalah Presiden Republik Indonesia Suharto dan Gubernur DKI Jakarta saat itu Ali Sadikin melihat awal.

Kijang generasi pertama.
Mobil bernama Toyota Kijang KF10 ini berbentuk truk.

Posisinya dipertanyakan karena Mitsubishi Colt masih begitu sukses saat itu. Namun karena diproduksi hingga tahun 1981, penjualan mobil bernama Kijang Buaya terus meningkat.

Saat itu, total produksi Toyota Indonesia Kijang KF10 tercatat sekitar 5.000 unit pada akhir tahun 1980.
Ditawarkan kepada petani atau mereka yang memiliki lahan perkebunan atau perlu mengangkut barang antar desa, yang membuat harga Kijang cukup terjangkau saat itu.

Meski spesifikasinya juga menjadi sederhana.
adalah mesin 1200cc 3K dengan transmisi manual
kecepatan.

Namun karena banyak orang yang membutuhkan mobil, banyak perusahaan binaraga yang mengubah Kijang Buaya menjadi mobil.

generasi ke-1(Toyota Kijang Doyok KF20)

Menyusul kesuksesan Kijang Buaya
, Toyota melanjutkan dengan Kijang Doyok.

Nama Kijang generasi kedua yang mulai dijual Juni 1981. Secara fisik, bentuknya masih kencang bila menggunakan kode KF20. Tapi masih ada beberapa inovasi.
Seperti bentuk kap mesin yang miring, desain pintu lebih kuat dan jok juga sedikit lebih nyaman.

Mesinnya sudah diganti K 1300cc, tapi transmisinya masih manual 4 percepatan dan suspensinya masih per.
Toyota Kijang generasi kedua juga mengalami penampilan pada tahun 1998
Antara lain penggunaan grill dan lampu kotak yang lebih modern.
Mesinnya juga diganti dengan 1500 cc 5K.

Selama periode ini, minibus jenis Toyota Kijang KF20 muncul untuk beberapa perusahaan binaraga yang ditunjuk oleh Astra.

Minibus jenis ini juga terbagi menjadi dua model, 3 pintu (Kijang Family) dan
pintu (Kijang Commando).

Generasi ke-3 (Toyota Kijang Super)


Pada generasi ini, konsep Kijang sebagai truk kargo mulai bertransformasi menjadi mobil penumpang. Mesinnya masih 5K 1500cc tetapi memiliki tenaga lebih dari generasi sebelumnya dan juga dilengkapi dengan gearbox manual
dan 5 percepatan.
Disebut Super Kijang, ditawarkan Toyota dalam beberapa varian sekaligus.

Yakni untuk tipe Commado
pintu dengan girboks
atau 5 percepatan dan Ranger tipe 3 pintu. Toyota kemudian menambahkan sistem rack and pinion pada sistem kemudi Kijang Super pada tahun 1991 karena beberapa keluhan pengguna. Hal ini membuat sistem kemudi lebih ringan.
Tahun berikutnya, Kijang Super diperbarui dan disebut Kijang Grand Extra.

Untuk model ini, Toyota mengadopsi sistem Full Press Body, yang merepresentasikan produksi penuh bodi dengan mesin press, dan sambungan antar bagian bodi menggunakan metode spot welding. Saat itu, hanya Kijang yang menggunakan sistem rangka minimal damar wangi. Pada awal mesin terus menggunakan 5K 1500 cc, tetapi mulai tahun 1995 ini digantikan oleh mesin 7K 1800 cc, yang memiliki tenaga dan torsi lebih besar. Model ini dijual dalam beberapa varian yakni Deluxe, Grand Extra dan Kijang G.
Generasi ke-4(Toyota Kijang Kapsul)


Setelah berpegang pada desain bodi kotak, generasi keempat ini memiliki tampilan yang lebih bulat. Sehingga akhirnya dijuluki Rusa Kapsul. Bedanya, Kijang generasi ini memiliki mesin diesel untuk pertama kalinya.
Dengan demikian, Kijang memiliki dua pilihan mesin saat diluncurkan pada 1997, yakni mesin bensin 1800cc 7K dan mesin diesel non-turbo 2
00cc.

Rusa diesel muncul pada saat itu ketika Isuzu Panther tampak berjalan tanpa hambatan.
Pada tahun 2000, mesin Kijang Capsule diganti. Jika Anda menggunakan sistem karburator, telah diubah menjadi Electronic Fuel Injection (EFI).

Perpindahan silinder adalah 1800 cc kode EFI 7K-E dan 2000 cc EFI 1RZ-E. Kijang generasi keempat ini juga merupakan pertama kalinya Toyota mengekspor Kijang ke luar negeri.

Generasi ke-5 (Toyota Kijang Innova)


Dapat dikatakan bahwa tahun 200
merupakan tonggak perubahan karakter Toyota Kijang. Pasalnya setelah berganti nama menjadi Kijang Innova, mobil ini sepertinya sudah berpindah ke MPV mewah kelas menengah.

Desain fisiknya juga lebih modern dan canggih.
Mesin pilihan adalah generasi sebelumnya 2000cc 1TR-FE, namun menggunakan teknologi VVT.

Berkat ini, kekuatannya juga jauh lebih tinggi Mesin diesel memiliki perpindahan 2500 cm3, kode 2KD-FTV dan Common Rail turbocharger Direct Four Stroke Turbo Commonrail Injection (D
D).
Kijang Innova generasi pertama juga mengalami beberapa kali facelift pertama di tahun 2008, kemudian yang kedua di tahun 2011. di dan yang ketiga di tahun 2013.

Generasi ke-6 (Toyota Kijang Innova Reborn) Innova

mengalami pengembangan baru di tahun 2015, yang kemudian menjadi Innova Reborn. Pada versi bensin tetap menggunakan kode mesin 1TR-FE.

Namun, mesin dieselnya menggunakan kode 2GD-FTV dengan teknologi Variable Nozzle Turbo (VNT), berkapasitas 2.
00 cc.
Awalnya, Toyota Innova Reborn akan ditawarkan dalam versi G, V dan Q. Namun nantinya akan muncul versi Innova Venturer yang merupakan tipe paling mahal dari Toyota Kijang Innova.

Innova ini terus dijual oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) hingga akhirnya digantikan oleh Toyota

Kijang Innova Zenix sebagai Toyota Kijang generasi ketujuh.

Toyota mengumumkan akan segera louchingkan produk mobil terbaru mereka diakhir tahun ini.

Kendaraan ini merupakan produk lokal bermesin hybrid. Disebutkan kehadiran Kijang Innova Zenix bermesin hybrid ini merupakan generasi penerus dari Toyota Innova.

Disebutkan juga jika Kijang Innova hybrid ini dipastikan untuk melengkapi detail mobil hybrid Toyota lainnya. Diantaranya, Alphard hybrid dan Corolla Cross.

Menyenggol mesin yang digunakan akan ada beberapa varian bermesin bensin juga. Untuk Innova hybrid, ada potensi memiliki system hybrid parallel yang serupa dengan model Toyota lainnya. Innova juga akan tersedia sebanyak 3 tipe G, V dan Q

Jasa Rilidigital