Dibalik Sejarah Penjajahan di Gua Jepang Kebun Teh Kaligua Brebes

Ada banyak tempat bernilai sejarah di Brebes. Salah satunya adalah gua Jepang. Gua ini terletak di tengah Perkebunan Teh Kaligua, Kecamatan Paguyangan, Brebesi, Jawa Tengah. Tempat wisata ini didirikan pada masa penjajahan Jepang beberapa tahun lalu.

Seperti gua-gua Jepang di tempat lain seperti Bantul, Bandung, Pangandaran dan tempat-tempat lain, gua itu digunakan sebagai tempat persembunyian tentara Jepang dari serangan musuh. Gua ini sengaja dipersingkat agar tentara Belanda yang lebih tinggi dari tentara Jepang tidak bisa masuk dengan mudah.

Saat pertama kali memasuki gua ini, kita akan disambut dengan patung replika tentara Jepang dengan senjata. Di gua ini, kita juga melihat patung tentara Jepang seukuran aslinya.
Menurut Ujang, ahli gua Jepang, tempat ini memiliki banyak ruangan khusus, seperti pusat penahanan, ruang komandan, ruang sidang, rumah jagal dan gudang senjata. “Jika ada orang Indonesia yang tidak patuh, mereka akan disiksa dan dibunuh di sini,” katanya.

Penduduk asli Banten ini mengatakan, pengunjung goa Jepang tidak hanya wisatawan domestik, tetapi juga dari luar negeri, termasuk Jepang dan Belanda.

“Orang Jepang yang datang ke sini sering menangis karena mendengar cerita bahwa Jepang menyerbu Indonesia dan menyiksa orang-orang di sini ketika mereka membuat gua ini,” jelasnya.

Gua Jepang di tengah kebun teh ini dibangun sekitar tahun 1943-1945. Setelah Jepang kembali ke tanah air mereka, gua itu tidak lagi digunakan. Pada tahun 1880, masyarakat setempat membuka gua ini untuk mencari artefak peninggalan tentara Jepang.

Akhirnya, pada tahun 1995, gua itu dibuka untuk umum. Baru pada tahun 1997 gua ini dibuka sebagai tujuan wisata. Awalnya gua ini “Awalnya tingginya masih belum seperti sekarang. Mulai direnovasi tahun 2014

Saat ini gua ini dilestarikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat dan PT Perkebunan Negara (PTPN) IX. Tidak ada biaya khusus untuk memasuki gua ini.

Sangat disarankan untuk menggunakan jasa pemandu untuk menjelajahi gua ini. Ini juga demi keselamatan pengunjung.

 

Jasa Rilidigital