berita  

Deddy Corbuzier Harus Lepaskan Hak Politik, Bisnis: Anggota Parlemen

Rilidigital.com , Jakarta Kepribadian YouTube Deddy Corbuzier harus dilucuti dari hak istimewa sipilnya sekarang karena dia telah direkrut oleh Angkatan Darat sebagai anggota layanan kehormatan, seorang anggota parlemen senior memperingatkan pada hari Selasa.

Presenter televisi dan mantan mentalis yang saat ini menjalankan podcast berpengaruh di YouTube telah dianugerahi pangkat letnan kolonel berdasarkan rekomendasi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Metode perekrutan selain seleksi organik disebut Tituler, yang memungkinkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk merekrut warga sipil sesuai dengan keahlian mereka untuk “kebutuhan mendesak militer”, tubagus Hasanuddin dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengatakan kepada Fristian Griec dari BTV.

“Misalnya, TNI AU kehabisan pilot dan meminta Kementerian Perhubungan untuk sementara menugaskan pilot [BUMN] Garuda untuk menerbangkan pesawat TNI AU. Kepada pilot-pilot itu, Angkatan Udara akan menawarkan pangkat Tituler untuk jangka waktu tertentu,” kata Tubagus.

Anggota parlemen, yang juga seorang pensiunan jenderal Angkatan Darat, mengatakan dia tidak dapat melihat urgensi dalam mempekerjakan Deddy, bahkan jika menteri pertahanan berpendapat bahwa bintang televisi itu akan berfungsi sebagai duta besar untuk pasukan cadangan militer.

“Seorang prajurit TNI tidak diperbolehkan terlibat dalam politik dan berbisnis. TNI tidak mengakui yang disebut duta besar karena fungsinya dipegang oleh petugas informasi,” kata Tubagus.

Sebagai perwira militer aktif, Deddy dilucuti dari hak untuk memilih dan terpilih dalam jabatan sipil apa pun.

Deddy, 45, secara resmi menerima dokumen tugasnya dari Prabowo pada hari Sabtu dan memposting foto dirinya dan menteri di akun Instagram-nya.

“Terima kasih kepada TNI dan Kementerian Pertahanan atas kehormatan dan kepercayaan tertinggi bagi saya. Ini menandai perjalanan baru bagi saya untuk menjalankan tugas dan amanah saya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan jujur dan tanpa memihak siapapun kecuali Pancasila,” tulis Deddy dengan menyinggung ideologi nasional tanah air.

Tubagus, anggota Komisi Pertahanan DPR, mengatakan Deddy telah resmi menjadi anggota dinas dengan atasan untuk melapor dan kewajiban mengikuti parade pagi.

“Hukum militer berlaku untuknya, artinya dia harus melepaskan hak istimewa sipilnya selama dia adalah letnan kolonel Tituler,” kata Tubagus.

Juru bicara TNI Laksamana Muda Kisdiyanto membenarkan bahwa penunjukan Deeddy telah ditandatangani oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman.

Deddy, yang bernama lahir Deodatus Andreas Deddi Cahyadi Sunjoyo, berhak atas gaji, tunjangan, dan fasilitas lainnya sebagai perwira tinggi militer, yang memicu perdebatan di media sosial.

Ia juga menyarankan agar Deddy mengembalikan gajinya ke TNI untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Jasa Rilidigital