berita  

BP2MI Menegaskan Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

BP2MI Menegaskan Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia
BP2MI Menegaskan Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Rilidigital –  Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menegaskan upaya pemberantasan perdagangan manusia (TPPO) tidak berkorelasi dengan berkurangnya penempatan pekerja migran Indonesia.

“Isu miring yang mengatakan bahwa pemberantasan praktik TPPO telah mengganggu penempatan TKI adalah tidak benar,” kata Kepala TPPO Benny Ramdhani dalam sambutannya di sela-sela pelepasan 152 TKI ke Korea Selatan, Minggu.

Ia berdalih hingga saat ini, pihaknya masih terus menempatkan para TKI tersebut.

Ia menyebutkan, data jumlah penempatan dari skema Government to Government ke Korea Selatan per 30 Juni 2023 cukup menjanjikan dengan 6.759 tenaga kerja yang di kerahkan. Sedangkan pada tahun 2022, jumlah TKI yang dikirim ke Korea Selatan mencapai 11.585 orang.

Sementara itu, total penempatan pekerja migran Indonesia per 30 Juni 2023 telah mencapai 135.791 orang. Pada tahun 2022, jumlah tenaga kerja sebanyak 200.761 orang. Karena itu, Ramdhani optimistis jumlah TKI akan terus meningkat hingga akhir tahun ini.

Baca juga: 511 Tersangka TPPO Ditangkap, 1.582 Korban Diselamatkan

Dia mencatat, BP2MI juga berkomitmen untuk terus berupaya merawat para pekerja migran Indonesia.

“BP2MI tidak akan pernah lelah untuk membantu para TKI kita. Mereka akan selalu menjadi yang spesial untuk negeri ini. Tolong hargai karya mereka. Jangan di remehkan,” ujarnya.

Lebih lanjut di sampaikannya, BP2MI terus membenahi tata kelola penempatan tenaga kerja meski terkendala dengan adanya sindikat penempatan tenaga kerja ilegal.

“Kami tidak diam, Polri sudah bekerja dan menangkap terduga pelaku perdagangan manusia. Aparat penegak hukum akan menangkap makelar, kaki tangan sindikat, dan dalangnya,” ingatkan dia.

Dia juga meminta lembaga swadaya masyarakat untuk bekerja sama mendukung upaya penghentian kejahatan terkait TPPO.

“Beberapa LSM telah mendukung upaya pemberantasan TPPO. BP2MI juga akan mendukung penuh kepolisian,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengimbau para TKI yang di tempatkan di Korea Selatan untuk bekerja dengan baik dan menjaga citra baik Indonesia di negara tersebut.

“Kalian harus bangga menjadi pekerja migran Indonesia. Negara telah menjunjung tinggi kalian. Kalian adalah orang-orang hebat. Negara seperti Korea Selatan membutuhkan kalian,” ujarnya.

Jasa Rilidigital