berita  

BNPB Mengimbau Masyarakat Sumedang Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam

BNPB Mengimbau Masyarakat Sumedang Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam
BNPB Mengimbau Masyarakat Sumedang Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam

Rilidigital – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengimbau masyarakat Sumedang, Jawa Barat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam.

“Kita hidup di wilayah dengan sumber daya alam yang melimpah dan juga berpotensi bencana alam. Realitas ini perlu di sikapi oleh masyarakat melalui upaya pengurangan risiko bencana,” ujarnya seperti di kutip dari keterangan yang di rilis di Jakarta, Minggu.

Dalam acara budaya lokal “Budaya Peduli Bencana” (BSB) di kabupaten itu, Sabtu, Suharyanto berharap masyarakat sadar dan memahami potensi bencana di sekitar tempat tinggalnya.

BSB merupakan bagian dari program nasional untuk mengedukasi masyarakat tentang kebencanaan melalui pertunjukan seni. Di Sumedang, acara tersebut bertemakan “‘Alam Parantos Ngurus Urang, Pikeun Eta Urang Oge Kedah Ngajagana” (Alam Jaga Kita, Kita Juga Harus Jaga).

Baca juga: Kebakaran Di Tambora, 66 Rumah Terbakar Dan 1 Orang Tewas

Ia mengatakan BNPB saat ini sedang bekerja untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Sumatera

dan Kalimantan, serta bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Jawa Timur dan Bali.

“Bahkan dalam dua hari terakhir, meski memasuki puncak musim kemarau, bencana banjir dan tanah longsor masih terjadi,” ujarnya.

Suharyanto pun mengimbau masyarakat Sumedang mengenang bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, pada awal Januari 2021.

Bencana tersebut merenggut 40 nyawa, termasuk beberapa pejabat dan relawan, ketika tanah longsor kembali terjadi 2 jam kemudian.

“Saya harap ke depan hal ini bisa di cegah,” ujarnya seraya meminta semua pihak untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana.

Untuk mencegah bencana tanah longsor di masa mendatang, BNPB akan menanam 1.000 bibit pohon di Cihanjuang pada Minggu (9/7).

Kabupaten Sumedang merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi risiko bencana alam.

Menurut buku “Risiko Bencana Indonesia” terbitan BNPB tahun 2023, kabupaten ini memiliki beberapa

risiko bencana alam seperti tanah longsor, kekeringan, cuaca ekstrim, banjir bandang, likuifaksi, dan gempa bumi.

Jasa Rilidigital