Biodata Bupati Cantik Anne Ratna Mustika, Ternyata Sempat Jadi Juara Satu Lomba ‘Mojang’ Purwakarta!

Jakarta – Akhir-akhir ini nama Anne Ratna Mustika sedang naik daun karena publik menyoroti kasus perceraiannya dengan Kang Dedi Mulyani. Anne Ratna Mustika bukanlah nama sembarangan sebab saat ini dirinya menduduki posisi sebagai Bupati Purwakarta, sekaligus istri dari Kang Dedi Mulyadi.

Namun belakangan santer terdengar kabar bahwa Anne Ratna Mustika telah menggugat cerai suaminya yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI tersebut. Untuk diketahui, Anne Ratna Mustika atau yang akrab disapa Ambu Anne ini telah berusia 40 tahun.  Perempuan kelahiran 28 Januari 1982 ini berasal dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Latar belakang pendidikan Ambu Anne Ratna Mustika antara lain pernah bersekolah di SDN GUDANG 2 tahun 1988, SMPN 1 Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur, dan SMA di Cianjur.  Selepas mengenyam pendidikan SMA, Anne Ratna Mustika kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi WIKARA di Purwakarta dan lulus pada tahun 1997.

Secara latar belakang keluarga Anne Ratna Mustika diketahui merupakan keponakan Mantan Bupati Purwakarta, Bunyamin Dudih. Nama Anne Ratna Mustika mulai dikenal publik Purwakarta saat dirinya mengikuti ajang kompetisi Mojang Purwakarta pada 2001. Dalam ajang tersebut, Anne Ratna Mustika berhasil merebut juara pertama dan berkesempatan mewakili Kabupaten Purwakarta di Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat.

Selain parasnya yang cantik dan kecerdasannya yang tak perlu diragukan, latar belakang sosialnya yang berasal dari desa di kawasan Cianjur Jawa Barat membuat dia akrab dengan kultur. Anne diketahui telah menikah dengan Dedi Mulyadi pada 2003 dan dikaruniai tiga orang anak. Ketika sang suami, Dedi Mulyadi menjabat menjadi Wakil Bupati Purwakarta, Anne secara langsung menjadi Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberedayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Purwakarta hingga 2008.

Dalam kancah politik Anne tak mau kalah dari sang suami. Ia tergabung di Partai Golongan Karya (Golkar) sama seperti Dedi Mulyadi. Anne melanjutkan jejak Dedi Mulyadi setelah sang suami menjabat selama dua periode. Ia maju pencalonan kepala daerah Purwakarta didampingi oleh H. Aming, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pilkada 2018.  Keduanya pun menang, dan saat itu pasangan Anne-Aming diusung oleh enam partai besar, meliputi Partai Golkar, PAN, Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hal ini membuat Anne menjadi Bupati wanita Purwakarta pertama. Alasan percerain Anne Ratna Mustika dan Deddy Mulyadi Setelah selama ini bungkam, akhirnya terungkap juga alasan Anne Ratna Mustika menggugat cerai suaminya Dedi Mulyadi. Sebagaimana diketahui, Ambu Anne mengajukan gugatan cerai pada tanggal 19 September 2022. Sidang gugatan cerai digelar di Pengadilan Agama Purwakarta dengan agenda mediasi.

Anne mengungkapkan alasan tersebut sangat kuat sehingga perceraian adalah jalan terakhir untuk dirinya. Dengan gamblang, Anne mengungkapkan bahwa alasan dirinya menggugat cerai Dedi Mulyadi karena sudah melanggar syariat Islam “Yah alasannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena saya seorang istri dan beragama Islam, tentu saya mengacu ke syariat Islam,” ujar Bupati Anne di Pengadilan Agama Purwakarta, pada Kamis 27 Oktober 2022 dikutip dari viva.

Anne Ratna Mustika juga menegaskan bahwa dia tidak berani melakukan gugatan cerai bila sang suami, Dedi Mulyadi tidak melanggar syariat Islam.

Namun, Bupati Purwakarta tersebut enggan merinci terkait syariat yang dilanggar sang suami.  “Yah jelas lah (melanggar), kalau tidak melanggar saya tidak akan berani ngambil langkah menggugat cerai,” ucapnya. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kehadiran Dedi Mulyadi dalam proses mediasi tersebut akan membantu dirinya untuk mempercepat proses gugatan cerai yang tengah berlangsung.   “Berharap akan mempercepat proses,” ujar Neng Anne saat ditanya mengenai kehadiran Dedi Mulyadi.

Potret langka dalam unggahan Instagram Dalam unggahan video Instagram yang diunggah oleh Kang Dedi Mulyadi @dedimulyadi71, memperlihatkan momen langka pertemuan pasangan suami istri tersebut.

Terlihat Dedi Mulyadi atau disapa Kang Dedi ini datang ke Pengadilan Agama Purwakarta bersama rombongannya. Adapun Anne Ratna Mustika yang merupakan pihak penggugat perceraian sudah tiba lebih awal di ruangan mediasi Pengadilan Agama Purwakarta sekitar pukul 14.00 WIB pada kamis (27/10).

Tak lama berselang, Dedi Mulyadi bersama rombongannya tiba di kantor Pengadilan, Mantan Bupati Purwakarta ini sempat menyapa awak media yang telah menunggu diluar. Lalu terjadi momen langka tersebut, saat itu Dedi Masuk ke sebuah ruangan kecil untuk melakukan agenda mediasi. Ruangan yang terdapat meja dan dua kursi yang saling berhadapan. Di ruangan yang telah duduk terlebih dahulu ada Anne Ratna Mustika sendirian.

Saat Dedi Mulyadi masuk terlihat pada awalnya Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika terlihat hanya memainkan ponselnya dan hanya menunduk. Lalu Dedi Mulyadi mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan Jebolan Mojang Kabupaten Purwakarta tahun 2001. Walau awalnya tak bersambut, tetapi Anne Ratna Mustika menerima dan bersalaman dengan Deddy Mulyadi. Keduanya tampak bersalaman tanpa mencium tangan selayaknya seorang suami istri.

Mahligai rumah tangga yang telah dibangun cukup selama 9 tahun itu telah dikaruniai tiga orang anak, Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika menikah pada tahun 2013. Ketiga anak mereka adalah, Maulana AKbar Ahmad Habibie, Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, Hyang Sukma Ayu. “Terima kasih embu. Hampir 20 tahun, kau telah menjadi guru utama dalam hidupku. Aku bersumpah untuk #TetepBekerjaUntukRakyat,” isi keterangan unggahan @dedimulyadi71 yang dikutip tvonenews.

Jasa Rilidigital