berita  

Baku tembak Menghambat Pengiriman Bantuan ASEAN di Myanmar: Jokowi

Baku tembak Menghambat Pengiriman Bantuan ASEAN di Myanmar: Jokowi
Baku tembak Menghambat Pengiriman Bantuan ASEAN di Myanmar: Jokowi

RilidigitalKetua ASEAN Indonesia pada hari Senin mengungkapkan bahwa baku tembak telah terjadi selama salah satu upaya baru-baru ini untuk memberikan bantuan kemanusiaan di Myanmar yang di landa konflik.

“Kemarin, AHA Center bersama tim pemantau ASEAN sedang dalam perjalanan untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Sayangnya, terjadi baku tembak di tengah perjalanan,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam jumpa pers di Labuan Bajo, Senin.

Jokowi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang baku tembak tersebut. Namun, dia mengatakan insiden itu tidak akan menghentikan Indonesia dan ASEAN untuk menyerukan penghentian kekerasan di Myanmar.

“Berhenti menggunakan kekerasan. Hentikan kekerasan! Rakyatlah yang akan menjadi korban. Tidak ada yang akan menang dalam situasi ini. Jadi mari kita duduk bersama dan menciptakan ruang dialog untuk mencari solusi bersama,” kata Jokowi.

Pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari rencana perdamaian lima poin yang telah di sepakati ASEAN pada pertemuan para pemimpin blok tersebut di Jakarta pada April 2021. AHA Center adalah badan koordinasi bantuan kemanusiaan ASEAN.

“Terima kasih Tuhan. Keketuaan Indonesia [ASEAN] mampu memfasilitasi AHA Center sehingga penilaian kebutuhan bersama akhirnya dapat mencapai penyelesaian setelah masalah akses membuatnya berhenti lama,” kata Jokowi kepada wartawan.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kepada wartawan bahwa Indonesia telah membuat lebih dari 60 pertemuan dengan para pemangku kepentingan di Myanmar selama empat

bulan terakhir kepemimpinan ASEAN. Pemangku kepentingan ini termasuk Dewan Administrasi Negara junta (SAC), Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) pemerintah di pengasingan Myanmar, serta organisasi etnis bersenjata (EAO).

Jasa Rilidigital