Badung Punya 425 Sumur Resapan Baru untuk Kelola Banjir, Tingkatkan Akses Air

  Foto tak bertanggal ini menunjukkan pembangunan salah satu sumur resapan di Badung, Bali. Pembangunan ini merupakan bagian dari JANMA dan Coca-Cola Foundation

 

Rilidigital.com ,Jakarta. – Badung Punya 425 Sumur Resapan Baru untuk Kelola Banjir,

Tingkatkan Akses AirCoca-Cola Foundation, cabang filantropi dari raksasa minuman, telah

membantu Badung, Bali, untuk memiliki 425 sumur resapan di 4 desa yang dapat membantu menyimpan air hujan, menurut siaran pers.

Perubahan iklim dan perubahan tata guna lahan telah menyebabkan Bali mengalami kekeringan selama musim kemarau dan juga banjir di musim hujan.

Dengan latar belakang ini, The Coca-Cola Foundation,

juga dikenal sebagai TCCF, memberikan US$ 141.411 kepada organisasi nirlaba

JANMA untuk membangun sumur resapan, yang dapat membantu mengumpulkan air hujan dan mencegah banjir lokal, di Badung, Bali.

Program yang di mulai sejak Desember 2021 dan berlanjut hingga setahun kemudian, telah membangun 425 sumur resapan di desa Sembung, Kuwum, dan Sobangan di kecamatan Mengwi. Serta Desa Getasan di Kecamatan Petang.

Badung Punya 425 Sumur Resapan Baru untuk Kelola Banjir, Tingkatkan Akses Air

I Gde Suarja, koordinator program di JANMA, mengatakan ini akan menandai pertama kalinya organisasi nirlaba itu membangun sumur resapan dalam jumlah besar.

Menurut I Gde Suarja, ini juga pertama kalinya Bali melihat pembangunan sumur resapan berskala besar.

Setiap kali hujan, sumur resapan seluas 8 meter kubik itu bisa menampung air hujan untuk mencegahnya membanjiri wilayah warga.

“Kami tidak mengalami banjir di pekarangan kami pada musim hujan ini berkat sumur resapan yang menampung air hujan dari rumah kami dan aliran air dari tetangga kami.

Saat itu ketika kami tidak memiliki sumur ini, halaman kami akan terlihat seperti kolam dan air kadang-kadang masuk ke rumah kami,

” kata Nyoman Dina dari desa Sembung seperti dikutip dalam keterangan pers baru-baru ini.

Kepala desa Getasan Wayan Suandi mengatakan, sumur resapan program tersebut dapat membantu mencegah genangan air dan banjir di desa tersebut.

“Terima kasih JANMA dan Coca-Cola Foundation yang telah membantu kami membangun sumur resapan.

Semoga ini bisa membantu mencegah genangan air di rumah warga atau ruang publik, dan juga

mengurangi debit air ke luar rumah [selokan/jalan], karena air hujan bisa masuk ke sumur resapan,” Wayan Suandi.

I Gde Suarja mengatakan, warga setempat juga mendapatkan pelatihan cara merawat sumur resapan.

“Jadi sumur resapan ini lebih tahan lama dan efektif. Kami berharap bisa melihat lebih banyak pihak membangun sumur resapan agar Bali tidak kehabisan air tanahnya,” kata I Gde Suarja.

 

 

 

Jasa Rilidigital