Analis Sebut Masih Ada Kemungkinan Reshuffle Kabinet

Analis Sebut Masih Ada Kemungkinan Reshuffle Kabinet
Analis Sebut Masih Ada Kemungkinan Reshuffle Kabinet

Rilidigital.com, Jakarta – Analis Sebut Masih Ada Kemungkinan Reshuffle Kabinet, Analis politik Arifki Chaniago baru-baru ini mengatakan, kemungkinan Presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk melakukan perombakan kabinet tetap besar meski masa jabatannya akan segera berakhir.

Jokowi harus menyerahkan kursi pemerintahan tertinggi kepada penggantinya, Prabowo Subianto, pada bulan Oktober ini.

Namun meski masa jabatan presiden semakin dekat, bukan berarti menteri-menteri di bawah kepemimpinan Jokowi aman dari perombakan kabinet.

Menurut Arifki, menteri yang tidak sependapat dengan Jokowi berisiko tergantikan.

“Jokowi kemungkinan besar akan merombak menteri-menteri yang tidak mendukung komitmennya sebagai presiden. Tentu saja hal ini akan mempersulit beliau [Jokowi]

untuk meninggalkan warisan dalam lima bulan ke depan,” kata Arifki, yang juga Direktur Eksekutif lembaga think-tank Aljabar Strategic Indonesia.

Mereka yang fokus pada hal lain selain tugas kementerian dan program strategis nasional juga akan terkena perombakan kabinet.

Alrifki menambahkan: “Yang paling penting adalah Jokowi harus memastikan bahwa program-program ini di jalankan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.”

Pertemuan Jokowi baru-baru ini dengan para pemimpin partai telah memicu rumor akan adanya perombakan kabinet lagi.

Jokowi membantah pernah membicarakan perubahan struktur kabinet, meski Presiden mengaku sudah bertemu dengan pimpinan partai pada akhir bulan lalu.

Meski demikian, Menteri Perhubungan Budi Arie Setiadi mengatakan reshuffle kabinet masih mungkin terjadi, meski yang mengambil keputusan adalah Jokowi.

“Apa pun mungkin. Saya tidak bilang ‘tidak’ [reshuffle kabinet], tapi terserah presiden,” kata Budi Arie pekan lalu.

Perombakan kabinet terakhir mengangkat Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Utama Urusan Keamanan awal tahun ini. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengambil alih jabatan Hadi sebelumnya sebagai Menteri Agraria.

Jasa Rilidigital