9 Waktu Terbaik untuk Memanjatkan Doa, Insya Allah Hajat dan Keinginan akan Dikabulkan

ilustrasi berdoa

Religi – Doa adalah jembatan kita untuk meminta sesuatu kepada Allah SWT, baik itu harapan maupun memohon pengampunan. Kita sebagai umat muslim, dianjurkan untuk memperbanyak memanjatkan doa dalam setiap kesempatan, tidak hanya saat memohon suatu hajat atau membutuhkan pertolongan.

Allah berfirman dalam Quran surat Al baqarah, وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186) Beberapa waktu memiliki keutamaan untuk memanjatkan doa.

Kita bisa berdoa di waktu dan tempat tersebut, sehingga apapun yang kita minta selama itu sebuah kebaikan maka akan dikabulkan. Dilansir dari laman sahijab, berikut 9 waktu untuk kamu maksimalkan agar meraih keutamaan doa dan mudah dikabulkan. 1. Malam lailatul qadar

Ini adalah malam yang datangnya satu kali dalam satu tahun, dan malam ini lebih baik dari seribu bulan. Bahkan, saat kita berdoa, maka akan dengan mudah Allah Ta’ala kabulkan. Adapun doa yang bisa dipanjatkan Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam adalah sebagai berikut: “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Memaafkan, dan mencintai maaf. Maka maafkan diriku.”

2. Doa di pertengahan malam

Pertengah malam biasanya di sekitar waktu sahur (akhir malam) di mana ini adalah waktu turunnya Allah ke muka Bumi. Maka Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan kelebihan kepada hamba-Nya untuk memenuhi kebutuhan hamba-hamba-Nya dan menghilangkan kesulitannya. Allah berfirman: “Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Saya kabulkan. Siapa yang meminta-Ku akan Saya berikan. Dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, saya akan ampuni dia.” (HR. Bukhori)

3. Setelah selesai sholat fardhu

Ini adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Dalam hadits Abu Umamah:
“Dikatakan, Wahai Rasulullah kapan doa yang paling didengarkan? Beliau bersabda, “Tengah malam akhir dan setelah selesai shalat wajib.” HR. Tirmizi dan dihasankan oleh Albani di Shoheh Tirmizi, (3499).

4. Antara azan dan iqamah

Waktu berikutnya doa akan mudah dikabulkan adalah antara azan dan iqamah. Dalam sebuah hadits shoheh, Nabi Sallallahu alaihi wa sallam bersabda:  “Tidak ditolak doa antara adzan dan iqamah.” HR. Abu Dawud, (521) Tirmizi, (212) silahkan melihat Shoheh Jami, (2408).

5. Ketika turun hujan

Waktu terbaik untuk berdoa adalah ketika turun hujan. Sebagaimana dalam hadits Sahl bin Sa’d marfu’an sampai kepada Nabi Sallallahu alaihi wa sallam: “Dua (doa) tidak diitolak, doa ketika ada azan dan dibawa air hujan.” HR. Abu Dawud dinyatakan shoheh Albani di Shoheh Jalmi’, (3078)

6. Satu waktu pada hari Jum’at

Hari Jum’at adalah hari raya bagi iumat Islam dan banyak keutamaannya, salah satunya adalah saat berdoa di akhir Jum’at. Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam menyebutkan hari jumah seraya bersabda: “Di dalamnya ada suatu waktu tidaklah seorang hamba muslim berdiri shalat tepat meminta kepada Allah Ta’ala sesuatu melainkan Allah berikan kepadanya.” Dan memberikan isyarat dengan tangannya karena sedikit. HR. Bukhori, (935) dan Muslim, (852). Silahkan melihat soal no. 21748.

7. Doa ketika sujud Sujud

adalah waktu di mana seorang hamba berada sangat dekat dengan Tuhannya, berdoa di waktu ini sangat dianjurkan. Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Tempat yang paling dekat seorang hamba kepada Tuhannya adalah dalam kondisi sujud, maka perbanyak berdoa.” HR. Muslim, (482). 8. Doanya orang yang dizalimi

8. Doanya orang yang dizalimi

Doa orang yang terdzolimi sangat mustajab, maka meminta pertolongan Allah saat Anda berada di waktu tersebut. Dalam hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  “Hati-hati doanya orang yang didzolimi, karena sesungguhnya antara dia dengan Allah tidak ada penghalang.” HR. Bukhori, (469) dam Muslim, ((19).

9. Doa anak yang sholeh kepada kedua orang tuanya

Sebagaimana ada dalam hadits yang dikeluarkan oleh Muslim: “Ketika anak Adam meninggal dunia, maka terputus amalannya kecuali tiga hal, shodaqoh jariyah atau anak sholeh yang mendoakan untuk orang tua atau ilmu yang bermanfaat.”

Jasa Rilidigital