413 Orang Tewas dalam Pertempuran di Sudan

413 Orang Tewas dalam Pertempuran di Sudan
413 Orang Tewas dalam Pertempuran di Sudan

RILIDIGITAL.COM – Situasi ini, katanya, tidak hanya berdampak pada korban akibat pertempuran, tetapi juga masyarakat lain yang membutuhkan layanan kesehatan.

Pertempuran memuncak pada 15 April 2023, antara Angkatan Darat Sudan (SAF) dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter di ibu kota Khartoum dan sekitarnya.

Dalam konferensi pers yang sama, Juru Bicara UNICEF, James Elder,

menyuarakan keprihatinannya terhadap anak-anak yang harus menanggung beban akibat pertempuran yang mematikan dan memakan banyak korban anak-anak.

” Jumlah ini akan terus meningkat selama pertempuran masih terus berlanjut,” katanya.

Selain itu, Elder mengatakan banyak orang di Sudan yang terjebak dan tidak memiliki akses listrik, “Mereka takut kehabisan makanan, air dan obat-obatan.

Salah satu kekhawatiran serius kami adalah tentang rumah sakit yang di serang,” lanjutnya.

413 Orang Tewas dalam Pertempuran di Sudan

Pertempuran juga menimbulkan risiko terhadap “rantai dingin” di Sudan,

termasuk pengadaan vaksin dan insulin senilai lebih dari US$40 juta akibat terputusnya pasokan listrik

dan ketidakmampuan untuk mengisi bahan bakar generator.

UNICEF juga telah menerima laporan tentang anak-anak yang berlindung di sekolah dan pusat perawatan sementara pertempuran berkecamuk di sekitar mereka,

dan rumah sakit anak-anak yang di paksa untuk dievakuasi karena baku tembak semakin dekat.

413 Orang Tewas dalam Pertempuran di Sudan

Elder mengatakan bahwa sebelum eskalasi kekerasan di Sudan,

kebutuhan kemanusiaan untuk anak-anak di negara tersebut sangat tinggi,

dengan tiga perempat anak-anak diperkirakan hidup dalam kemiskinan ekstrim.

Pertempuran memuncak pada 15 April 2023, antara Angkatan Darat Sudan (SAF) dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter di ibu kota Khartoum dan sekitarnya.

Jasa Rilidigital